PENDEKAR TAPAK DEWA
“Oh, tentu, Tuan, mari silakan pilih tempat duduk, kami akan segera menyiapkan makanannya.”
La Mudu dan kelima sahabatnya plus Shun Shin menempati dua meja bundar putar yang cukup besar yang terletak di dekat tangga yang naik ke lantai dua. Walau agak lama mereka menunggu, berbakul-bakul makanan panas pun diantar oleh beberapa pelayan restoran. Ada nasi dan juga sejenis makanan Miantiao dan nasi dengan berbagai lauk dari olahan ikan dan daging.
“Silakan, Tuan-Tuan. Semoga Tuan-Tuan puas dengan pelayanan kami,” ucap salah seorang pelayan setelah meletakkan makanan-makanan di atas meja.