Kehangatan Yang Datang Terlambat
Setelah mengoleskan obat, Cheryl menatapnya dengan serius dan berkata, “James, besok kamu pulang ke kampus saja. Aku mengerti perasaanmu, tapi aku nggak punya waktu untuk memikirkan soal cinta sekarang dan aku juga nggak mau membuang-buang masa mudamu demi menungguku di sini.”
James membuka mulut, hendak berkata sesuatu, tapi suara Cheryl kembali terdengar,
“Masuklah peringkat lima puluh besar di ujian penerimaan mahasiswa baru akademi kedokteran. Aku bakal menunggumu.”
Tentu saja Cheryl peka dengan perasaan James padanya. Dia pun tidak membenci adik junior ini, hanya saja dia tak mau James mengorbankan masa depannya karena cinta sesaat.
Hot Chapters