Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Iya, tau. Aku tolol. Dan begitu juga semua bayi yang baru lahir. Mana mungkin aku bisa ahli dalam waktu beberapa hari. Sedangkan dunia murah hati ini kayaknya gak mau repot-repot ngasih aku semacam cheat atau keajaiban yang bikin perjalananku lebih mulus. “Ini membuat saya bertanya-tanya, apa Nona menganggap akademi ini serius? Apa Nona menganggap kami semua hanya olok-olokan?”
6.8K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as terlalu naif
Read
+Library
Benaran Mantan?

Benaran Mantan?

Sinis Naya "Pintar?" Beo Fano, "oh iya gue lupa kalau Lo emang pintar." "Nah, nyadar sendiri kan Lo. belum lagi gue paparin kepintaran gue sama lo satu persatu." "Iya Lo pintar, sangat pintar malahan sampai sering dapat nilai nol doang tanpa ada temannya." "Fano!!" Tarian Naya geram "Iya sayang." "Nggak usah sayang-sayang. Gue benci Lo dan kita putus."
9.911.8K viewsOn holdAdded to Library 458 Times as terlalu naif
Read
+Library
Suamiku Ternyata Pura-Pura Lumpuh

Suamiku Ternyata Pura-Pura Lumpuh

Naifa memajukan bibirnya. Bapak mertuaku langsung memangku Naifa dan berkata, "Ada alasan besar kenapa Papa dan Mamamu tidak bisa lagi bersama, Nak. Kamu belum bisa memahami dengan jelas jika kamu mengatakan, jadi tunggulah Naifa besar dulu dan sudah bisa membedakan mana baik dan mana buruk." "Alasan besar seperti apa itu?" "Contohnya seperti kendaraan yang berbeda arah tujuannya, Nak."
105.2K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as terlalu naif
Read
+Library
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

sebagai seorang laki-laki, Felix terbilang cukup lebay menurut Alina. “Lebay kata lo! Ini masalah harga diri woy!” Felix sangat mengagumi Santanu. Ia bergabung dengan perguruan bela diri milik Santanu ketika usianya baru menginjak tujuh tahun. Awalnya, Felix sangat kesulitan karena ilmu beladiri yang diajarkan oleh Santanu sangat berat. Namun, dengan kegigihan dan semangat nya, Felix bisa mencapai Top Tier di perguruan itu.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as terlalu naif
Read
+Library
Anakku Terlalu Pelit

Anakku Terlalu Pelit

"Kamu bawa pulang, terus kalau nggak cocok dibawa balik? Kayak boneka aja!" Aku nyaris tertawa mendengarnya. Wajah Rani yang merengut dan nada bicaranya yang setengah marah itu justru membuatku geli. Aku tidak heran. Bukan satu dua kali mereka berselisih paham soal ini. Arya terlalu naif jika mengira Rani akan dengan senang hati menerima kehadiran Ibu. Sejak awal, semua tahu itu hal mustahil.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as terlalu naif
Read
+Library
Nafkah Yang Salah

Nafkah Yang Salah

Lalu meraih gelas berisi air putih dan meneguknya. Maria tersenyum. Arfan adalah orang yang baik. Tak segan ia meminta maaf berulang kali padanya. Maria terkekeh. "Tak apa, Pak. Saya maklum, lagian saya juga sudah ibu- ibu. Jadi tak masalah dipanggil Ibu. Kerasnya hidup dan banyaknya pikiran membuat saya jadi cepat terlihat tua, Pak."
2.7K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as terlalu naif
Read
+Library
Married to My Childhood Friend

Married to My Childhood Friend

Kerlingan matanya menunjukkan sesuatu yang dia tutup-tutupi. Nayla tersenyum miring, "Ternyata aku yang bodoh sudah termakan omongan manis kamu." Shaka semakin mengerutkan dahi. "Kamu pikir aku gadis polos yang mudah dibutakan oleh senyum palsu? Maaf, aku tumbuh di atas duri sejak kecil. Perihal bodoh seperti cinta tidak akan bisa mengusik diriku. Hanya saja ... aku tidak suka dibodohi." tajam Nayla membuat Shaka kian tercengang. Tidak menduga kata-kata itu keluar dari mulut Nayla.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as terlalu naif
Read
+Library

Maaf, Sudah Berlalu

Tanganku yang sedang memotong sayuran terhenti. Nada bicara Leon seolah dia menganggapku sebagai pelayan yang bisa diperintah sesuka hati. Bahkan air yang terus mendidih seolah mendesakku untuk bekerja lebih cepat. Saat akan menyiapkan bumbu terakhir, Cindy tiba-tiba mulai rewel. "Ah, jangan memakai kecap itu. Garam yang terlalu banyak juga nggak sehat. Aku nggak mau makan."
5.9K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as terlalu naif
Read
+Library
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

"Aku cuma menyesal. Harusnya aku tidak senaif itu." Safia tersenyum tipis. "Tidak ada orang yang tidak pernah naif. Semua orang pernah melakukan kesalahan. Hanya saja kamu sedikit terlambat menyadari kesalahanmu," ujarnya sambil menepuk pundak Senja. "Lagipula, lebih baik terlambat daripada tidak sadar sama sekali."
1013.4K viewsOngoingAdded to Library 347 Times as terlalu naif
Read
+Library
Sketsa

Sketsa

Naya sempat terhenyak dan diam di tempatnya. Saat ia tersadar kembali, ia menepis kasar tangan Gerald yang masih setia menggenggam kedua telapak tangannya. Dengan cepat ia berlari keluar dari klinik. Ia menuju ke arah pohon besar. Jika ia tertidur kembali di bawah pohon besar itu, maka mimpinya akan berakhir. Biasanya ia kembali dengan perasaan bahagia, tapi sekarang berbeda. Ia marah, sedih, dan kecewa. Entah mengapa ia kecewa saat mengatakan Gerald adalah bagian dari alam bawah sadarnya. Memang seharusnya dari awal Naya tidak membaca terlalu banyak novel dan komik bergenre fantasi. Teman-temannya benar...
103.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as terlalu naif
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status