BURONAN
Lelaki itu mengeluarkan ponsel dari saku celana jeansnya dan memfoto Langit beberapa kali.
Hingga setelahnya dia langsung menghubungi seseorang.
"Halo, Jendral? Ini aku. Langit sudah aman. Maaf, aku belum bisa pergi dari Indonesia sebelum memastikan keadaan Rheyna baik-baik saja,"
"Di mana posisimu?" Tanya sebuah suara dari seberang, suara Jendral Norman.
"Apa kau ingin menangkapku kembali?"
Jendral Norman tertawa. "Mana mungkin aku menangkapmu. Aku sudah berhutang banyak padamu. Kau berjasa besar atas berlangsungnya kebahagiaan anakku saat ini,"