Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
VERDINDA

VERDINDA

My babe sakit Alex: Siapa yang meninggal tong? Risky: Kapan kita jenguk Ver? Verdi: Kondisinya udah baikan, besok pulang sekolah gue mau jenguk dia. Regal: Ya udah kita besok kumpul di parkiran. Otong:👍 Risky: siap. Paul: Gue sama Radit barengan kelas gue ya bro. Rendra: Gue besok nunggu kalian di jalan depan SMA gue, kan searah, oke?
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang termenung
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

“Bacalah kontrak itu dengan teliti.” Dengan langkah ragu Callis mendekati meja kerja Mr. Barnett dan membaca dengan teliti kontrak kerja itu. Tubuh Callis menjadi lemas saat membaca denda yang tercantum di sana. Callis menyesal saat itu terburu-buru untuk menandatangani kontrak itu tanpa menelitinya secara seksama.
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 176 Beses bilang termenung
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

ledek Nia si perusak Bahasa sambil menjewer hidung Dini yang tajam. Vocab yang artinya kosa kata, memebahas tentang clausa, phrase verb, noun dan personil lainnya yang kental dengan Inggris bule simelekete. Dini Cuma goyang-goyang kaki ndenger Mr. Thoms dosen vocab jelasin kontrak belajar. Antara diam dan tidak mengerti.
104.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang termenung
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Tetua ke 2 tak bisa menahan tawanya lalu ia tertawa terbahak-bahak. Hahahahaha Yang lain juga ikut tertawa, tidak terkecuali Indah yang awalnya merasa bersalah kini ikut tertawa. Tetua ke 2 mengambil kantongan yang terbuat dari kain berwana emas. Ia mengeluarkan sebuah cery berwarna ungu lalu memberikannya pada tetua ke 4 yang terluka. "Makanlah buah cery penyembuh ini kau akan sembuh dalam hitungan detik."
1014.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 475 Beses bilang termenung
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Kata Very. “Kami menyukai suaramu tadi, terdengar indah dan menenangkan.” Kata Vero, Very mengangguk tanda setuju. “Maukah kamu mengajari kami?” Tanya Very, giliran Vero yang mengangguk. “Pasti, saya akan mengajari kalian.” Jawab Ratih. “Horeee.” Kata mereka serentak.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 153 Beses bilang termenung
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Lama berselancar, setelah ketemu langsung ditunjukkan pada beberapa pria di sekitar. “Ini namanya manometer, di sebelahnya ada speedometer.” Ucapan Deryn yang rumit dan sulit dimengerti membuat mereka semua melongo. Bahkan ada yang mengorek telinga, berharap suaminya mengulang. “Mano—mano apa?” tanya Sia, kemudian menatap Nino. Sedang Nino hanya mengedikan bahu. “Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.”
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang termenung
Read
+Library
RETAK

RETAK

Dia hanya ingin memastikan saja. Matanya tidak salah melihat. Dia yakin bahwa mobil pajero yang dilihat di toko roti tadi ialah mobil Sebastian. "Aku ada di perjalanan pulang, Vi." Nada bicaranya seperti tidak menyakinkan. Vitaloka hanya mengiakan. Telepon mereka berlangsung lama. Kemudian, dimatikan oleh Sebastian karena harus berdiskusi mengenai siapa saja yang diundang di pernikahannya nanti.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang termenung
Read
+Library
PROLOG

PROLOG

Tapi dengan mudahnya kamu mengucapkannya. “Maaf aku tidak bisa lagi bersamamu”. Kalimat macam apa itu? Mana janjimu yang dulu. Apa kau lupa bahwa di jari manisku sudah ada cicin pertunangan kita. Kau tega mempermainkan hubungan ini. Tak ada kata lain selain kata TEGA. Apa aku ini kamu anggap seperti sampah? Apa kau tak ingat janji kamu itu. Diusiaku yang cukup dewasa, apakah aku mampu membuka hati untuk orang lain, sedangkan orang yang aku nanti-nantikan sudah pergi dengan janjinya sendiri.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 82 Beses bilang termenung
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

“Aku sedang mengecek kelender.” “Kenapa memang? Bukankah ini jelas-jelas hari kamis?” Buana mengalihkan pandangan dari layar ponsel untuk menatap adiknya tersebut. “Benar, Segara. Namun yang jadi masalahnya adalah sekarang ini malam jumat legi.” Segera masih tidak mengerti. “Memangnya apa yang salah dengan malam jumat legi? Sepertinya Kakak serius sekali dengan hal itu?”
9.947.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang termenung
Ipakita ang mga Review (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Basahin ang Lahat ng Review
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

terpaku saat mereka membuat kekacauan tak terduga di sekitar. “Ini sudah tenggat waktu yang kau janjikan. Di mana uangku?” Suara Romero mengerikan. Itu yang dapat Menesis pahami. Abihirt telah membuat banyak pihak memutus kontrak kerja sama dan hal tersebut merupakan petaka tambahan yang tidak pernah bisa dia sesali, walau begitu ingin. “Aku—Romero ... bisakah kau beri aku waktu satu minggu lagi untuk melunasi semua utang. Aku janji, secepatnya uangmu akan kembali.”
1032.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 936 Beses bilang termenung
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status