Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GAYATRI

GAYATRI

kata Gayatri pada dirinya sendiri. "Sar ... Sarah?" panggil Gayatri. "Ada apa, Tri?" sahut Sarah yang baru keluar dari kamar mandi. "Sarah, aku sudah memutuskan untuk bertaubat. Ayo, kamu juga harus bertaubat. Kita jalani kehidupan kita dengan normal," ajak Gayatri pada Sarah seraya menggenggam tangan Sarah. Sarah tersenyum dan berkata, "Aku sangat bahagia mendengarnya."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

balas Santi "Noh Lo liat cakep kan jodoh gue" ucap Sindi memutar kepala Santi kearah pria yang ditatapnya "Aahk-"buru-buru Sindi menutup mulut Santi "lepasin, tangan Lo bau terasi ih"kata Santi melepas paksa tangan Sindi yang berada di mulut nya "Ih engak ya njir"ucap Sindi setelah menciumi tangannya memastikan
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

"Kalo Kyra gimana? Kabar hari ini sehat, sayang?" "Alhamdulillah, umma. Kyra sehat." Kyra menjawab pertanyaan sebelumnya dengan ramah diiringi suara yang melemah karena rasa malu. "Umma gimana? Baik, juga kan?" ujar Kyra mengembalikan pertanyaan. "Alhamdulillah, umma baik, sayang." "Umma, umma tau gak Ataya menang cerdas cermat beberapa hari yang lalu, Ataya sekelompok sama Kyra umma, jadi ketularan pinternya."
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
PERSETAN!

PERSETAN!

Radit hanya tertawa, tampaknya penuh kemenangan. “Aku lupa membuat video betapa ganasnya dirimu,” katanya tanpa rasa bersalah. “Brengsek!” “Silahkan kamu maki aku sepuasmu, tetapi kamu sekarang milikku,” katanya lagi. “Kamu sebenarnya menikmatinya juga!” “Aku tidak sadar. Kamu memasukkan obat perangsang dalam minuman itu!” tuduhku langsung. “Aku juga meminumnya, jadi kita sama-sama…”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

tanya jenderal Banin. "itu yang jadi masalah besar jemderal penawar dari racun itu tidak pernah di ketahui" jawab tabib itu. >> Di depan kamar tuan Arfen Artur menunggu gurunya pulang Artur marah karena dia harus berlatih sendiri tanpa gurunya. "hei Artur kenapa kau disini? " tamya guru Jeje "aku menunggu guru Arfen dia harus menjelaskan kenapa dia pergi tanpa mengatakan sesuatu padahal aku sudah menunggunya lama"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Kakiku goyah hingga aku jatuh. Mark tampak tak sabar melihat "drama" kami. Dengan nada sinis, dia berkata, "Jangan berakting di depan mataku. Menjijikkan!" Kemudian, dia berjalan melewatiku. Saat mendongak, aku melihat Mark merangkul Loreita yang menunggu di depan pintu. Mereka pergi tanpa menoleh. Aku menahan rasa mual, mengepalkan tanganku erat-erat. Tiba-tiba, cairan hangat mengalir dari hidungku.
10.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Perlahan kupicingkan mata, semakin lama semakin lebar menatap lantai dan meja yang tadinya penuh belatung. ”Mana belatungnya,Nduk? Ini hanya kelapa parut saja." Budhe Lasmi mengambil segenggam kelapa parut dan menunjukkan padaku. Mataku mengerjab sementara banyak pertanyaan menari di benak. Jika benar ini hanyalah kelapa parut, lalu kenapa aku tadi melihatnya berbeda. "Ta-tapi tadi Gantari memang melihat belatung.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Payah. to be continued
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai traté
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status