Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FESTIVAL TERAKHIR

FESTIVAL TERAKHIR

Jangan lupa datang yaaa. @dinescharaa: Susah sih sepertinya, Sa. Tapi ya manusia ngga ada yang tahu besok gimana @AksaraJ: masa best friend aku ngga dateng? Dan aplikasi ditutup oleh wanita dibalik akun bernama dineschara.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang termenung
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Pertanyaan itu meluncur dengan penuh penekanan dari mulut Nathan. "Aku memiliki jadwal pertemuan dengan salah satu bangsawan. Dan sekarang aku benar-benar sudah terlambat," desis Queem. Memberikan tinjuan pelan di rahang Nathan membuat laki-laki itu mengerang pelan sembari memegangi rahangnya yang terasa berdenyut. Kungkungannya terhadap gadisnya seketika terlepas.
2.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 92 Beses bilang termenung
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Astagfirullah Aminn --- From: Bapak Abian YTH. Terima kasih, atas pujiannya. Bakal saya ingat terus. Kanza mengernyit ketika salah satu pesan masuk tiba-tiba. Isinya juga membuat ia bingung, ditambah seseorang yang mengirim pesan tidak jelas. Kanza menoleh ke arah jam dinding, baru jam tiga sore. Abian tidak salah kirim atau melantur, 'kah?
1010.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 209 Beses bilang termenung
Read
+Library
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Tepat setelah mengatakan kalimatnya, Ernest merobek surat perjanjian itu didepan wajah Hiraya. Buka hanya satu kali, pria itu justru merobeknya berkali-kali hingga menjadi kepingan. "Kita tidak membutuhkan surat ini lagi karena bagiku pernikahan kita berlaku untuk selamanya. Aku mencintaimu Hiraya Carlisle, kau milikku sekarang dan selamanya!"
2.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 84 Beses bilang termenung
Read
+Library
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Malam ini, memang terasa sangat begitu melelahkan bagi Ajeng tapi dia senang karena bisa membantu orang lain disaat seperti ini. --------------------------------------------------------------- Halo semuanya, tetap dukung aku terus yah untuk kedepannya 🙂🙏 Note: -Tandu: Sejenis kereta kuda, seperti delman. -Tabib: Panggilan untuk seorang dokter. -Gubuk: Rumah terbuat dari kayu -Dekrit : Tanda pengenal untuk bangsawan ataupun bawahan bangsawan.
3.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang termenung
Read
+Library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

Ia ingin mengerjai Regar terlebih dahulu, itung – itung sebagai balas dendam karena Regar sudah menyinggung perasaannya. “Ceritanya lagi balas dendam, nih?” tanya Kayra. “Ya gitu, deh. Tapi kayaknya ini lebih pas disebut karma, ” ucap Nessa menekankan kata terakhir. “Karma is real,” sahut Dara membuat mereka bertiga tertawa kencang. Regar yang mendengar itu pun menoleh.
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang termenung
Read
+Library
TAKDIR

TAKDIR

Sanggah Andi. “Gapapa, Ndi. Emang udah mau mulai juga acaranya,” ucapku “Nanti ya, Tan. Beres acara, kita bicara. Aku tunggu ditaman.” Lanjutku sambil menatap Tristan. “Yaudah, Sha. Fit, Ndi, Kak, gue kesana dulu ya.” Pamit Tristan. “Iya, hati-hati lo, nanti nabrak orang!” Ucap Fito ketus.
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang termenung
Read
+Library
Undangan

Undangan

Kertasnya bertuliskan TEA TIME 4 PM. Kertas itu tidak menunjukkan tempat pertemuan, artinya tea time dirumahnya. Sepertinya Sya sudah pulang. Rayhan menengok kearah jam tangannya 13.33. Kemudian membereskan meja kerjanya dan berlari keluar ruangan. Lembur hari itu dia selesaikan lebih cepat.
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang termenung
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Speranza. Caiden mengepalkan tangannya dengan kuat. Dia melepaskan cengkramannya dari dagu Speranza. "TIDAK AKAN PERNAH!!" bentak Caiden membuat Speranza memejamkan matanya. Speranza berdiri menghadap Caiden. "Kalau begitu bersiaplah menerima perubahan karena dunia penuh dengan perubahan," kata Speranza dan berjalan menuju kamarnya.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang termenung
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

Mendung menggelayut di bola mata indahnya. Mishal menatapnya sendu, penuh cinta, "i have no idea, Nay. I just feel that we already knows each other since long time." "Really?" "Yup." "How?" "When the fisrt time i saw you, i fell that we already meet each other before." "Hemm___," "How about you?" Nay, tertegun menatap Mishal, tatapannya bingung. "Actually, I was confused when I was brought to the office this morning. You just let me watch, while you negotiate the price, I really don't know that I'm being traded. I'm the one you're negotiating the price."
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 144 Beses bilang termenung
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status