Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menyerah

Menyerah

Bab 3 *Agresif Tak terasa seminggu sudah eyang meninggalkan kami, acara tahlilan tujuh hari pun usai digelar. Tenda, kursi, karpet dan semua peralatan acara sudah dibereskan. Rumah jadi kembali bersih dan terlihat lega.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 640 Times as termenung
Read
+Library
Satu Milyar Untuk Semalam

Satu Milyar Untuk Semalam

“Stabilitas sering berarti membiarkan satu pihak menekan yang lain.” Pria itu tersenyum. “Pandangan yang… segar.” “Dan benar,” tambah Arcel. “Apa yang anda mau?” “Jaminan,” jawabnya. “Bahwa anda tidak akan memperluas konflik.” Arcel mengangguk. “Aku tidak memperluas. Aku menutup.” “Dengan cara?” “Memotong dana,” jawab Arcel ringan. “Mengeringkan jalur. Tanpa darah.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as termenung
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika thustransser12
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as termenung
Read
+Library
Booking Terakhir

Booking Terakhir

BOOKING TERAKHIR Nama Tamu : RAKA PRADANA Tanggal Check-in : 17 Agustus 1999 Status : BELUM HADIR Raka mengulang kalimat terakhir itu berkali-kali. Belum hadir, bukan pernah hadir dan juga bukan menghilang, seolah seseorang masih menunggu kedatangannya hingga hari ini. Di belakangnya, koper milik petugas arsip tertutup sendiri. Klik.
10572 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as termenung
Read
+Library
DEATH

DEATH

Teriak Zyu yang mulai frustrasi. Zyu sudah mati sebanyak 19 kali sedangkan Laure sudah mati sebanyak 18 kali dan waktu baru berjalan 2 menit. Mereka bahkan tidak bisa bertahan lebih dari 10 detik. Sungguh pertandingan yang tidak seimbang. Bagi Skeleton King membunuh mereka sama seperti menginjak semut. Sangat mudah. Zyu dan Laure bahkan belum sempat mengeluarkan sihir atau lebih tepatnya tidak sempat karena pukulan Skeleton King lebih cepat daripada mereka merapal mantra sihir. Mereka sudah melakukan berbagai cara agar berhasil menggunakan sihir setidaknya satu kali.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as termenung
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneelprend
“Eh, mau difotoin nggak?” Mas Wira meraih bahuku. Ia merangkulku, aku mendongak melihatnya. Lebih tepatnya bukan dirangkul, tapi diketekin. Tinggiku hanya sebahu Mas Wira, jadi kalau dirangkul, lebih cocok dikatakan “diketekin” bukan “dirangkul”. “Ayo senyum! 1, 2, 3.” Hafiz memberikan aba-aba. Aku terpaksa tersenyum karena diminta Hafiz. “Nice!”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as termenung
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

imbuhnya dan tertawa senang. “Aku harap video tersebut benar-benar tidak bisa dilacak pengirimnya, Dee,” Helena membatin sambil menatap Diandra yang masih tersenyum senang. *** Bola mata Felix seketika membesar saat mendengar pemberitahuan Hans yang tak pernah terpikir olehnya. Setelah Hans datang dan menginterupsi keinginannya untuk beristirahat lebih awal dari biasanya, kini sahabatnya tersebut juga mengatakan hal yang senantiasa sangat membuatnya terkejut. Ia menatap intens sekaligus mengamati dengan jelas ekspresi wajah laki-laki di hadapannya, guna mencari gurat bercanda. Namun sayangnya, hal yang dicarinya tak kunjung ia temukan. Wajah Hans kini terlihat sangat frustrasi sekaligus meme
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as termenung
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Dengan berat hati ia mengeluarkan sebuah kunci motor dan meletakkannya di atas meja. "Jangan mimpi, dia nggak akan sudi pacaran sama lu. Apalagi tidur sama lu!" kekeh pemuda yang disebut Bos itu. Disambarnya kunci motor yang tadi diletakkan di atas meja. "Mana yang lain? Gue menang, sini taruhan kalian!" Seorang lagi melepaskan jam tangannya. "Moga-moga bokap gue nggak nyadar kalo jam yang dia kasih udah nggak gue pake lagi," gumamnya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as termenung
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

ujar Yoga, di seberang handy talky membuat keputusan final. "Sip, Ga. Makasih ya," jawab Ririn, pada akhirnya sebelum menutup sambungan. Cewek itu meletakkan handy talky-nya di atas meja. Cewek itu menatap Cecil, dengan senyum tipis yang menandakan kepasrahan. Cecilpun, mengangkat bahunya, menandakan ia juga tidak bisa berbuat banyak.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as termenung
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status