Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SELINGKUH DENGAN TETANGGA

SELINGKUH DENGAN TETANGGA

Akhirnya, kalimat pemungkas berhasil dilontarkan Aurel dengan ringan. Anggukan kepala yang ke sekian kalinya membuat Mutmainah, ibunda Haris yang semula antusias, mendadak ragu. Kenapa tidak ada kalimat yang terlontar dari mulut wanita yang dikenalkan putri bungsunya? Kenapa pula Aurel tidak mengatakan hal ini sebelumnya. Apa dia bisu? Atau,
20.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 691 Beses bilang termenung
Read
+Library
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Tatapan mereka bertemu, dan dalam keheningan itu, ada ketegangan yang tak kasat mata, seperti dua binatang buas yang saling menilai lawan. Caelum menurunkan tangannya, ekspresinya tetap dingin, tetapi matanya berkilat tajam. Ia tidak suka permainan ini, tetapi jika Rotherham ingin bermain, maka ia akan memastikan permainan itu berakhir dengan kekalahan lawannya. "Mari kita lihat sampai kapan Anda bisa menyembunyikannya, Pangeran," kata Caelum, suaranya tenang namun penuh tantangan.
102.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 90 Beses bilang termenung
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Gagal lagi! Desty muak, heran kenapa Arsen selalu menolak. Padahal, tahu sudah hampir terikat. "Aku yakin, akhirnya kau akan menerima." Seringai licik mulai terlukis, tatapannya terus terpaku pada Arsen yang sudah melangkah pergi entah ke mana. Arsen terus melangkah dengan sorot mata hampa, kemudian terhenti dan melirik ke arah halte. Ya, Aruna masih menunggu angkutan umum.
106.1K viewsOn holdIdinagdag sa Library 212 Beses bilang termenung
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Dendam Bab25 "Maaf," lirihku. Aisyah mendengkus. "Aku ingin bercerai, Mas!" ungkap Aisyah. "Aku tidak ingin diteror lagi, aku tidak mau, anakku dalam bahaya!" papar Aisyah. Aku menggeleng. "Tidak mau!" kataku dengan suara lemah. "Mas ...." suara Aisyah meninggi. "Wanita itu bisa membahayakan anak kita, juga aku."
1024.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 817 Beses bilang termenung
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

“Ya, itu adalah kesepakatan yang saya miliki dengan ayah saya. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak akan kembali atau menghubungi siapa pun di rumah sebelum periode tujuh tahun berakhir.” “Kesepakatan omong kosong macam apa itu?! Aku benar-benar tidak mengerti kamu.” "Tidak, saya melakukan semuanya untuk satu orang," kata Qin Chu, mengucapkan setiap kata. Gao Ran tiba-tiba teringat apa yang terjadi tujuh tahun lalu. Dia bertanya dengan ragu-ragu, "Apakah kesepakatan ini ada hubungannya dengan Huo Mian?" Qin Chu tetap diam ... tapi jawabannya jelas.
104.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 96 Beses bilang termenung
Read
+Library
Choice

Choice

Beberapa murid cekikikan dengan celotehan anak itu. Maya kembali ke meja guru dan mengambil daftar absen. Dipanggilnya satu persatu murid-muridnya. Ketika sampai pada satu nama, perlu beberapa detik untuk tahu siapa pemilik nama itu. Rayendra Krisna. Perlahan tangan anak menyebalkan itu terangkat ke atas. Maya melanjutkan memanggil yang lainnya. “Ibu rasa cukup perkenalannya. Kita mulai pelajaran bahasa inggris hari ini dengan tema conjunction. Siapa yang bisa sebutkan jenis-jenis conjunction, ibu kasih poin 5.”
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang termenung
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

sapaku sambil mendekat. "Oh, Kau, Maen," jawab Pak Abdul seraya mengusap air matanya. Rasanya indah, sejuk, ketika Pak Abdul memanggilku "Maen,". Maen atau parumaen adalah panggilan mertua untuk menantu perempuan. "Kenapa, Pak?" tanyaku seraya duduk di dekatnya. "Gak ada apa-apa, Maen, aku hanya teringat Istri dan anakku, dulu mereka suka menghabiskan waktu mengurus bunga," kata Pak Abdul.
1041.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang termenung
Read
+Library
U

U

Flashback: 12 tahun yang lalu… "Apa kalian tidak bisa pikirkan ini matang-matang? Kalian punya Bima loh, kasihan dia kalau sampai kalian bercerai!" "Aku sudah tidak bisa bersama dia, Mah…" "YA TENTU, KARENA SUDAH ADA WANITA LAIN 'KAN?!" "Tapi kamu yang mengizinkannya Julie!" "Iya, tapi bukan malah seperti ini. Ini sama saja kamu tidak menghargaiku!" "Mengizinkan apa? Apa maksud kalian sih, Mamah nggak paham!" Sejenak suasana sedikit sunyi. Baik Ibu dan Ayah tidak ada yang bisa menjelaskan ucapan mereka kepada Nenek. Atau Ibu dari Ayah yang bernama Ratih.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 100 Beses bilang termenung
Read
+Library
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

"Kamu tahu siapa saja yang ada di dalam ruang tunggu Zoom ini, Anya? Mereka adalah perwakilan dari konsorsium Eropa. Satu menit keterlambatan dari Aditama Group berarti hilangnya kepercayaan senilai miliaran rupiah." "Maaf, Pak... saya benar-benar minta maaf. Saya kurang teliti," cicit Anya, air mata sudah menggenang di pelupuk matanya. Tubuhnya gemetar hebat di dalam seragam kantornya yang ketat.
10289 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang termenung
Read
+Library
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

7 BERTENGKAR “Oh ya? Lo bilang bokap Lo enggak mau bikin Gw sengsara? Tapi dia udah bikin ibu Gw sengsara sampai akhir hayatnya. Dia ninggalin Gw saat umur Gw empat tahun. Itu yang Lo bilang enggak mau bikin Gw sengsara? Kemana aja dia selama hampir empat belas tahun ini? Lo tau saat ibu Gw meninggal diusia Gw yang baru lima tahun, enggak ada siapa-siapa disisi Gw. Berkali-kali Gw datang ke rumah Gw yang sudah terbakar habis, berharap dia ada disana. Berkali-kali juga Gw ke kuburan ibu Gw, berpikir mungkin dia datang dan menaburkan bunga di kuburan itu. Lo tau gimana rasanya orang-orang memandang Lo dengan penuh rasa kasihan dan berbisik-bisik dibelakang Lo? 'kasihan ya, masih kecil udah d
8.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 287 Beses bilang termenung
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status