Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WANITA LAIN DI RUMAHKU

WANITA LAIN DI RUMAHKU

Matanya membelalak, mulutnya sedikit ternganga saat membaca deretan angka dan spesifikasi unit apartemen yang tertera. The Emerald Terrace. Sebuah hunian vertikal kelas atas yang selama ini hanya bisa ia bayangkan melalui brosur-brosur di pameran properti. "Ini ... beneran buat aku, Mbak?" suara Dewi terdengar parau, seolah-olah ia sedang bermimpi dan takut terbangun. Arini mengangguk dengan ekspresi yang sangat tenang, meski di dalam hatinya ia merasakan kepuasan yang dingin melihat betapa mudahnya umpan itu disambar.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Penyesalan Suami: Aku Tak Ingin Jadi Istri Bayanganmu, Mas!

Mendengar saran Yarra, Oliver tampak tertarik. “Terrarium?” tanyanya dengan kening berkerut. Yara tersenyum lembut, senyuman yang bukan dirinya. “Iya, terrarium," jawabnya, "sebuah taman mini yang bisa ditaruh di dalam ruangan. Aku ingat Mama suka berkebun. Jadi aku pikir, Mama pasti akan menyukainya. Menurutku itu hadiah yang unik dan bermakna.”
1079.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

“Kenapa ‘Teras’?” Reyan menarik napas. “Teras itu tempat yang nggak terlalu dalam, nggak terlalu luar. Tapi nyaman. Orang bisa duduk, ngobrol, buka cerita, bahkan bisa diam saja tanpa merasa canggung.” “Jadi kamu mau bangun brand yang kayak tempat duduk nyaman buat orang-orang?” “Kurang lebih begitu,” jawab Reyan. “Nggak intimidatif, tapi tetap berkelas. Ramah, tapi tetap punya arah.”
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

Di kehidupan dulu, sebagai Teresia sudah terbiasa terburu-buru karna hidupnya memang selalu dikejar waktu. Mansion mewah berlantai dua itu bergaya Belanda modern, letak rumah meninggi dari tanah, setiap lorong selalu ada lampu kristal di langit-langit. Bagian luar teras halaman depan terdapat cukup banyak pot bunga besar, tempat menanam berbagai bunga sesuai jenisnya. "Ibu, berapa lama kita akan di rumah sakit nanti?" tanya Yerinsa sambil mengikuti langkah Margareth menuju pintu utama.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Erica tersenyum, “Ya, aku ... aku hanya ... perlu mengurus sesuatu.” Jessie ikut tersenyum, “Pergilah. Jaga dirimu.” Erica langsung masuk untuk melepas celemek dan mengambil tas, lalu berlari ke Galeri Aganta, “Aku tidak boleh kehilangan dia. Aku harus cepat.” Sesampainya di Galeri Aganta, Erica mencari pria tadi sambil menata napas, dan mendekat. Tak hanya itu, bahkan dia berdiri di samping pria tadi, ikut menatap apa yang tengah dilihat, dan tersenyum saat lukisan telanjang nan indah, tertangkap sempurna oleh matanya juga.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
PENGGARIS SEGITIGA

PENGGARIS SEGITIGA

"aja artinya, tidak lebih. Kamu mengerti kan?" tanya Steven. Aku menggelengkan kepala. Aku memang tidak mengerti dengan ucapan Steven. "Bukankah itu bagus ya? Jika seseorang melihat karya kita, lalu langsung mengerti konsepnya apa. Bukankah memang itu tujuan kita?"
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Bau itu menempel di udara, membuat siapapun yang lewat langsung tahu ini adalah distrik hiburan. Di tengah jalanan yang ramai dengan orang-orang mabuk dan perempuan berpakaian mencolok, berdiri sebuah bangunan yang jauh lebih megah dari yang lain. "Paviliun Bunga Teratai" tertulis di papan kayu besar dengan huruf emas yang mengkilap di bawah cahaya lampion. Bangunan tiga lantai dengan atap genteng hitam yang indah dan jendela-jendela besar dengan kisi kayu berukir rumit.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

gumam Syahera dalam ketakutannya. Suatu pemandangan yang tak bisa dicerna akal logika lagi-lagi tersuguh di angkasa. Sepertinya makhluk-makhluk itu sengaja mempertontonkan sesuatu kepada Syahera. Entah apa itu maksudnya, namun bagai atraksi aerobatik tujuh unit pesawat jet tempur dengan terbang manuver menukik tajam, begitulah kira-kira aksi yang mereka pertontonkan kepada Syahera di sana.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Dan ia melihatnya. Teras itu dihiasi dengan tanaman-tanaman hias yang indah dan sangat mahal. Ada pot-pot besar berisi anggrek bulan yang sedang mekar sempurna, ada beberapa pohon bonsai yang dibentuk dengan sangat artistik. Pemandangan itu seharusnya menenangkan. Namun, di mata Joko, semua tanaman itu tampak sekarat.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 734 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Suhu menurun dan aroma lembap tanah bercampur dengan wangi dupa tua yang samar dengan cepat tercium. Di dinding belakang, samar-samar tampak lukisan pudar. Lukisan sesosok pria berpakaian bangsawan Pajajaran berdiri dengan kujang di tangan. Tatapannya tajam, seakan mampu menembus waktu. Raksa mendekat dan mengusap debu di bawah lukisan itu, menemukan ukiran aksara halus: “Waktu teu bisa dibeungket, tapi rasa bisa nyimpen tapakna.” (Waktu tak bisa diikat, tapi rasa bisa menyimpan jejaknya.)
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai terrace artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status