Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lusia

Lusia

Leon menggeleng pelan, “Tidak. Aku hanya tertarik, karena dia secantik Ibu..... “ ucap Leon dengan keseriusan. Namun Ibu Leon mendecakan lidahnya, lagi – lagi ia di permainkan oleh puteranya. *** Rose Hill. Tempat yang indah dan juga penuh misteri. Cuacanya sangat sulit di prediksi, namun itu bukan hal yang mengejutkan. Bukit – bukit yang berjajaran berwarna hijau, membuat Rose Hill makin terlihat cantik di hari yang berkabut dan cuaca yang tak menentu.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Yang Ternoda

Yang Ternoda

tanyanya heran. “Betul. Aku menanyakannya langsung pada Stella, bahkan aku melihat gambar hasil usg nya meskipun Stella mengomeliku karena membuatnya harus membocorkan informasi pasiennya padaku. Ada apa, Fira?” selidik Felix. “Nggak! Nggak! Ini pasti ada kesalahan. Jika benar apa yang Claudia katakan waktu itu, seharusnya kandungannya belum sampai berusia 3 bulan,” ucap Zafira bingung.
1060.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Yang Terpilih

Yang Terpilih

Beberapa demmes itu mulai terlihat dan seperti berusaha menyelamatkan diri, mereka akan bergerak cepat dengan menjulurkan ‘kaki’nya masuk kembali ke dalam pasir pantai. Entah sampai angka berapa Warsito menghitung, teriakan ‘berhenti’nya terdengar. Entah pula siapa yang menang, karena Desman secara usil tiba-tiba menunjukkan kepiting kecil pada Soca. Sedangkan Soca takut pada makhluk mungil itu. Orang pesisir takut pada kepiting kecil. Apa kata dunia??
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Teror Mantan

Teror Mantan

teriak Alex di ruang tamu Anita yang mendengar teriak anaknya ke luar kamar dan alangkah terkejutnya dengan penampilan Alex sekarang wajahnya terluka bahkan berdarah juga di lengannya. Anita berlari menghampiri Alex. "Alex kamu kenapa?" tanya Anita panik. "Laura udah pulang belum ma?" Tanya Alex, tanpa menjawab pertanyaan dari Anita. "Belum," jawab Anita. Jawaban dari mamanya membuat Alex semakin kalut, apalagi sekarang sudah malam, ia takut terjadi apa- apa sama Laura. "Kamu kenapa? Ini kenapa terluka begini?" tanya Anita lagi, tapi tak mendapatkan respon dari Alex
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Dreamcatcher Terkutuk

Dreamcatcher Terkutuk

Tidak. Tak lama kemudian, seorang dokter yang kuingat benar bernama Phillip Patton, berjalan ke arahku diikuti dengan Irene dan Falos. Ah, Falos ... kakakku. Dia terlihat sehat. Sangat sehat. “Lyra ... kau benar-benar sudah sadar ...” ujarnya dengan tatapan sendu bercampur bahagia. Justru akulah yang lebih bahagia karena melihatnya berdiri tegak di sana.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Apa salahnya hingga harus menjadi penyebab orang-orang yang dikasihi terluka dan bahkan mati. Harta Orlando? Memang apa salahnya? Apa Hagan meminta dilahirkan sebagai pewaris tunggal PT Afla Tijaya? Dahulu Tere, sekarang Liara. Apa ini akan berlanjut hingga waktu yang lama? Setelah ini, apa Liara akan kembali menjadi sasaran orang-orang tidak berperasaan itu?
9.534.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 801 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
ALASKA

ALASKA

*** Drrrtt . Drrrtt ... Ponsel Alaska yang ia cas bergetar, membuatnya berpaling dan menatap ponselnya dengan cepat. ‘Yesa?' batin Alaska. Lalu membuka pesan kekasihnya itu dengan semangat. _________ Chat 'Besok ada touring bareng temen-temen, ikut yuk!' _________ Deg
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

"Hadirin sekalian kini akhirnya acara yang kita tunggu dari seseorang yang saat ini sedang viral di media sosial dengan kecantikan dan suaranya yang sangat merdu." "Marilah kita sambut nona cantik ini bersama-sama, beri tepuk tangan yang meriah untuk nona Delia..." Suara histeris dari para tamu yang hadir memecahkan kesunyian dengan sorakan dan tepuk tangan yang sangat meriah. Delia segera naik ke atas panggung dengan wajah yang sedikit malu-malu. Delia segera menghampiri sang pemain keyboard untuk membawakan sebuah lagu dari Terry yang berjudul 'Harusnya kau pilih aku'.
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

“Dia adalah putri kita. Putrimu. Selena Ommero Ptolemy.” Sirius bisa merasakan jantungnya berhenti mengentak selama beberapa detik, bahkan matanya tidak berkedip selama itu. Mulutnya menganga tak percaya. Hingga ia berhasil mengembalikan semua fungsi indranya dan terduduk kehilangan daya.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai terri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status