Kau yang Diantaranya
Dia malah balik bertanya, Aiza tidak yakin dengan keinginannya sendiri.
"Siapa yang menuai, dia yang akan memetik. Siapa yang berbuat kebaikan atau keburukan, dia pula yang akan menerima setiap perbuatannya. Tetapi.. Sang Maha Kekal yang Maha Pengasih, lebih Maha Tahu sedangkan kami tidak mengetahuinya." Sekali lagi mereka berada di jalan itu kembali, jalan setapak yang dipenuhi dengan bunga-bunga. "Kemarilah," Pinta sosok itu, Aiza menghadap lurus ke depan. Sosok itu meminta Aiza menutup matanya, dan tanpa ragu Aiza melakukannya. "Tutuplah matamu selagi menyusuri jalan ini, jangan takut apapun karena aku akan memandumu. Ketika kau mendengar suara-suara mereka yang kau kenal memanggil namamu
Hot Chapters