Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Melainkan keheningan yang penuh dengan kalimat-kalimat tak terucap. Tanisha menatap wajah Langit dari samping. Ia tahu pria itu kelelahan. Bahunya tegang, rahangnya mengeras meski ekspresinya berusaha santai. Ada garis tipis di dahi Langit yang tak ada sebelumnya—bekas tekanan yang belum sempat luruh. “Mas,” panggil Tanisha pelan. “Hm?” “Kamu capek.” Langit tersenyum kecil. “Lumayan.”
9.75.4K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Skandal Sang Pilot

Skandal Sang Pilot

Mata kok rasanya mengantuk sekali. "Dik, kamu kenapa?" tanya Mas Thoriq heran, melihatku memijat dahi sembari sesekali mengerjapkan mata. "Entahlah. Kok tiba-tiba rasanya ngantuk banget." "Mungkin kamu lelah karena masalah dan teror yang menimpa kamu belakangan ini." Aku tak menjawab. Sulit sekali berusaha untuk tetap terjaga, di kala mata sudah terasa seperti ditimpa beban yang luar biasa beratnya.
9.511.1K viewsOngoingAdded to Library 332 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Istri Mafia Kembar

Istri Mafia Kembar

Iya 'kan? Rasa lelah yang mendera bercampur pemikiran panjang kali lebar sangat menguras tenaga. Berulang Kali mengembuskan napas kasar nan panjang, tapi tak sedetikpun ia merasa lebih baik. Entah kenapa, hanya saja setiap berusaha memejamkan mata malah melihat bayangan wajah Naya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
MATI RASA

MATI RASA

] Ucap Farhan marah dan terlihat raut wajahnya begitu jengkel. [Aku minta maaf sayang, aku kemarin lagi sibuk buat persiapan kontrak kerja sama aku! Kamu jangan berfikiran yang aneh-aneh. Aku enggak akan mungkin main serong di belakang kamu, karena aku udah berkomitmen sama kamu! Tolong dong kamu jangan gini! Aku tu sakit tau kamu giniin!]
107.2K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Suami Anak Mami

Suami Anak Mami

Badanku pegal semua, ngantukku hilang, dan aku kesulitan memejamkan mata lagi. "Mas, kamu tega banget, sih!"
3.1K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Pick You!

Pick You!

Entahlah. Sudah puluhan kali aku mencoba posisi miring ke kanan atau ke kiri, tetap saja kedua mata ku dengan kurang ajar nya tidak mau menutup. Saat merasa lelah, aku mendudukkan diri dan mengambil nafas perlahan dalam keadaan yang dingin. "Aish mata ini menyebalkan"
105.9K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as tetes mata lelah
Show Reviews (39)
Read
+Library
ICETEA
Setuju banget emang. Kadang rumah sakit banyak dipandang orang sebagai tempat yg menyeramkan. padahal, banyak juga kebahagiaan disana yg jarang kita sadari. Orang2 yg sembuh abis dirawat juga pasti bahagianya bukan main kan 🥰
cyprus.kohler
I love your work Pick You <3 So far your story is very interesting... I'll be waiting for the next update! Do you upload your stories to other platforms? Are you interested in growing and spreading your fanbase? If so, I'll be more than happy to help you with it XD
Read All Reviews
Unexpected

Unexpected

imbuhnya sambil mengusap perlahan perutnya dari luar pakaiannya dan menahan nyeri pada rahangnya. Akibat rasa lelah yang menderanya baik secara fisik maupun batin, perlahan Helena mulai memejamkan matanya, meski posisinya masih duduk bersandar pada kepala ranjang. Hari ini ia benar-benar merasa lelah. Selesai beraktivitas di salon seharian, sebelum mencapai rumah ia sudah mendapat perlakuan yang lebih menguras tenaga dan emosinya. Cairan bening pun terus menetes dari kedua mata Helena yang telah terpejam rapat.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 918 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Agatha buru-buru pergi dan mengusap air matanya. Ia mengusap air matanya dan segera masuk ke dalam toilet. Beberapa menit di dalam toilet. Agatha keluar juga dengan wajah yang lumayan baik tidak terlalu kacau. “Kau baik-baik saja?” tanya Matt. Agatha mengangguk. “Kenapa kau menangis?” tanya Matt lagi. jemarinya terangkat mengusap pipi Agatha pelan. “Tidak.” Agatha tersenyum. “Aku hanya lelah. Kita harus pulang.”
1067.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

Sebuah beban berat terasa menggantung di bahunya, membuat napasnya terasa pendek dan setiap tarikan terasa seperti membawa dunia yang runtuh bersamanya. Wajahnya kusut, garis rahang yang tegas itu kini tampak menegang. Lingkaran gelap menghiasi bawah matanya, tanda dari malam-malam panjang tanpa tidur nyenyak yang terus menghantuinya. Setibanya di apartemen, Reval mematikan mesin mobil dan duduk diam selama beberapa detik. Ia menutup matanya, mencoba mengusir penat yang seperti menghujam dari kepala hingga ke ujung kakinya.
1037.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as tetes mata lelah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status