Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai

Bos Mencuri Ciuman dari Istrinya yang Hamil Setelah Bercerai

"Tidak mau." Matteo menggelengkan kepalanya, tampak sedikit lelah. "Tidak asik, rasanya ..." Berpikir sejenak "Masalahnya pada diriku, seperti aku mudah merasa capek. Belum sampai ke tahap yang lebih serius, aku sudah tidak ingin melanjutkannya. Mungkin, karena aku tidak cukup suka." "Hmm ..." Di sampingnya, Jeanet bergumam kecil, tubuhnya meringkuk seperti bola.
9.6755.5K viewsCompletedAdded to Library 27.2K Times as tetes mata lelah
Show Reviews (128)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dewi Purnamasari
bagus banget, meskipun cerita nya agar d putar putar kan. tapi mendalami kisah rumit antara kaysilla sama zenith bikin terharu, cuma pas menjelang ending jadi kayak kurang seru . tapi semangat ya para pembaca, happy ending kok meskipun kita selalu ketar ketir dan ikut putus asa...
Read All Reviews
Pesona Tuan Majikan Yang Luar Biasa

Pesona Tuan Majikan Yang Luar Biasa

gumamnya serak, suara parau seperti pasir di tenggorokan. "Pak Dewa!" Mentari hampir menangis. "Badan Bapak panas sekali! Kenapa Bapak tidak bilang kalau sedang sakit?!" Dewa mencoba menggerakkan tubuh untuk duduk. Tangannya menopang kasur, tapi rasa pusing hebat langsung menghantam kepala. Ia mengerang pelan, wajah mengeras menahan sakit, lalu kembali terkulai lemas ke bantal. "A-aku… tidak apa-apa… hanya… lelah…"
108.5K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

Bulu matanya lentik dan lebat, sedikit bergetar saat dia menutup mata, seolah baru kali ini berani melepaskan diri dari dunia nyata meski hanya untuk sejenak. Kelopak matanya yang tertutup menyembunyikan sorot mata tajam yang biasa dia gunakan untuk menembus kebohongan dan membaca situasi. Namun kali ini, mata itu lelah. Bukan karena pekerjaan atau tekanan, tapi karena kegelisahan hati yang mulai menggerogoti batinnya. Rambut hitamnya yang biasanya terlihat rapi kini sedikit berantakan, beberapa helainya jatuh di dahi, dibiarkan begitu saja karena dia tak punya energi untuk merapikannya. Lucas membuka mata. “Jadi bagaimana?”
104.7K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

Setetes air jatuh dari ujung rambutnya ke bahu. “Aku cuma … capek.” Suara Isvara nyaris seperti bisikan. Isvara tidak mungkin mengatakan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah serangan panik, bukan hanya kelelahan biasa. “Capek kerja, capek jalan, atau capek pura-pura nggak ada apa-apa?” tanya pria itu sambil melirik sesekali, seolah membaca isi kepala wanita itu.
10167.2K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

suaranya kali ini terdengar seperti retakan kaca. Sekar mengerjap, mencoba menahan air mata yang sudah menggenang. Ia menggenggam kedua tangannya erat. “Aku… lelah. Bisakah aku istirahat?” ucapnya lirih, hampir tak terdengar.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Mata mereka bertemu. Mata yang sama. Cokelat yang sama. Tapi di mata versi dendam itu, tidak ada cahaya. Tidak ada api. Tidak ada kehidupan. Hanya kelelahan yang sangat dalam. Kelelahan seseorang yang sudah berjalan terlalu jauh untuk bisa kembali. Dan versi dendam itu tersenyum. Bukan senyum kemenangan. Bukan senyum kepuasan. Senyum seseorang yang sudah sampai di ujung jalan dan menemukan bahwa di ujung jalan itu tidak ada apa-apa.
1016.7K viewsOngoingAdded to Library 401 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Viona memelas dengan mata setengah terpejam, kelelahan yang luar biasa terpancar dari wajahnya yang pucat. "Pinggul aku rasanya mau rontok, tolong kasih aku napas lima menit aja." "Omongan kamu aneh banget, betina galak. Pejantan tangguh kayak aku ini baru bakal berhenti genjot kalau matahari udah terbit beneran. Masa baru segini aja kamu udah lemas dan nyerah?"
10.4K viewsOngoingAdded to Library 364 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Sore menjelang, dan kelelahan mental mulai terasa lebih nyata dari kelelahan fisik. Kepalanya berat, tapi tubuhnya tidak benar-benar lelah. Itu jenis capek yang tidak bisa disembuhkan dengan tidur. Ia menarik napas panjang, lalu menghembuskannya pelan. Bukan untuk menenangkan diri. Lebih seperti memberi waktu pada dirinya sendiri agar tidak runtuh. Retakan itu kini tidak lagi samar. Ia terasa di cara ia berpikir lebih lambat, di cara ia menunda keputusan, di cara ia mulai meragukan ketahanannya sendiri.
546 viewsCompletedAdded to Library 14 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Hestia

Hestia

"Kadang rasa kangennya bikin aku semangat." "Kadang juga bikin tulangku dingin setiap mau tidur." "Tapi... ternyata bukan kamu yang bisa ngilangin itu." Nero menutup mata sebentar. Tidak ada ekspresi marah. Yang muncul justru kelelahan yang sudah terlalu lama dipendam. "Sebenernya..." Ia tertawa kecil. "Gue udah ngerasain itu dari lama."
101.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

batinnya. Kelopak matanya terasa seperti timah. Ini bukan sekadar kantuk karena kurang tidur; ini adalah jenis kelelahan yang menekan dari dalam tengkorak, membuat setiap keputusan—bahkan sekadar menginjak pedal gas terasa seperti investasi yang terlalu mahal untuk diambil. “Kalau aku memaksa nyetir sekarang… ini bodoh,” bisiknya pelan pada kabin yang sunyi. Suaranya terdengar asing di telinganya sendiri.
8.4K viewsOngoingAdded to Library 294 Times as tetes mata lelah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status