Hai Om, Aku Calon Istrimu!
“Bela mati-matian demi siluman cumi, ya?”
“Bukan siluman!” seruku hampir meledak. “Itu seni kuliner! Konsepnya tuh avant-garde seafood—eksperimen visual yang belum dipahami manusia biasa!”
Om Kais menahan tawa, suaranya bergetar menahan geli. “Kamu tahu nggak, kalau kamu ngomel gini kelihatannya lucu banget?”
Aku langsung menunduk, pipiku panas lagi. “Om, jangan alihin topik. Intinya, itu bukan buat dimakan.”