Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Please Let Me

Please Let Me

Ia tidak mencurinya. Itu bahkan uangku. Aku hanya tidak perlu peduli dengan mereka hingga aku lulus, ucap Vanilla dibenaknya. Ia pun memasuki kelas dan membiasakan tatapan mengerikan itu. Ia harus kuat hingga lulus nanti. ***
4.0K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as the leader in me
Read
+Library
Choose Me!!

Choose Me!!

tukas Aksa memproklamirkan kepemilikannya. "Mas Aksa nggak asik banget, ah! Terlalu cemburuan," balas Ayana mencibir. "Saga pasti orang yang sabar sekali sampai-sampai sanggup bertahan menghadapi orang pemarah kayak Mas Aksa," kata Ayana antara memuji dan menyindir.
85.7K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as the leader in me
Read
+Library
MY CEO [Hate And Love]

MY CEO [Hate And Love]

tanya William. "Cemburu kepalamu?" Jawab ringan Mayleen sambil sedikit meledek. "Direktur Gu, kau memberikanku terget yang sangat tinggi, dan berita tentang ini mempengaruhi penilaian klien yang sedang aku prospek," jelas Mayleen. William masih merasa dongkol karena tadi diteriaki bodoh oleh Mayleen, "jika kau merasa pintar, maka cobalah selesaikan masalah ini."
9.712.7K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as the leader in me
Read
+Library
I LOVE ME

I LOVE ME

"Tapi nyatanya tidak ada yang becus jika aku menyerahkan pekerjaan pada orang lain--" "Devlin Bramanto ..." sela Pak Marco dengan lembut tapi tegas. "Kamu ini seorang pemimpin pasukan, kan?" Dev menelan ludahnya. "Keberhasilan seorang pemimpin, itu dilihat dari seberapa kamu mampu berhasil membuat setiap orang yang kamu pimpin menjadi bisa bekerja dengan baik. Bukannya malah bekerja sendirian." DEG!
106.8K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as the leader in me
Read
+Library
I'm The Queen

I'm The Queen

tanyanya penuh semangat. “Semua ada waktunya,” jawab Alaric sambil tersenyum. “Tapi pertama-tama, kau harus belajar disiplin dan kebijaksanaan.” Meski disiplin dalam pelatihan fisik, Elea memastikan putranya tetap memiliki hati yang lembut. Setiap sore, dia membawa Kaelen berjalan di taman istana, berbicara tentang nilai-nilai kepemimpinan. “Seorang pemimpin bukan hanya tahu bagaimana bertarung,” katanya lembut, “tapi tahu kapan untuk tidak melakukannya.”
2.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as the leader in me
Read
+Library
Me and You

Me and You

oleh pria itu. Ica terus berjalan menjauhi Perpustakaan menuju depan gedung fakultas untuk menunggu angkutan umum di halte depan. Selama Ica berjalan ia terus mengucap istighfar atas kecerobohan yang hampir saja berakibat juga pada orang tuanya. Ica sudah berjanji bahwa ia akan selalu menjaga semua yang telah Allah SWT kasih padanya karena semua itu hanya titipan dan akan dimintai pertanggung jawaban kelak di akhirat maka ia harus bisa menjaganya dari semua laranganNya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as the leader in me
Read
+Library
Second Lead

Second Lead

Kedua kawannya memandang dengan tajam. "Jangan memandangku seperti itu. Aku bukan boss penghisap darah mereka." Arion membela diri. "Arion sangat baik pada karyawannya. Kecuali padaku." Fara membela. Fara membela. “Apa yang orang lain pinta pasti diberikan, kecuali aku,” runtuk Fara menyibakkan rambutnya. Wanita itu menerbangkan kemudian menjatuhkan. Deva dan Ardi tertawa memandangi Fara. Gadis itu seperti ratu saat berada di dekat mereka.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as the leader in me
Read
+Library
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

"Mbak ...." "Ih, Bella cengeng," ledek Mbak Selly. Aku pun kembali memeluknya. "Kalian memang yang terbaik." "Udah, pelukannya, udah!" Mbak Mei menjauhkanku dari Mbak Selly. "Bell, kamu sanggup jadi Leader untuk edisi maret? Tunjukkan kemampuanmu, supaya tidak menjadi bahan gunjingan terus." "Apa aku mampu seperti kalian?" ucapku ragu.
1066.0K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as the leader in me
Read
+Library
Please Me, Dear Boss

Please Me, Dear Boss

Aroma khas ruangan Sagara—maskulin, dingin, dan rapi—langsung menyergapnya. “Bapak manggil saya, Pak?” tanya Kanaya, suaranya sedikit bergetar. “Ya. Kemari, Kanaya.” jawab Sagara tanpa mengalihkan pandangan dari dokumen di tangannya. Kanaya mendekat hingga berada di depan meja besar sang CEO. Saat itu juga Sagara menutup mapnya dan mendongak, menatap wajah Kanaya tanpa berkedip.
10849 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as the leader in me
Read
+Library
Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Mereka saling mengajukan diri sebagai center—peran yang Maehwa hindari untuk saat ini. Stiker mahkota ditempelkan ke Maehwa. "Kamu aja centernya," kata Geumbi enteng. "Aku sudah jadi leader, dan itu merepotkan. Kalian nggak bisa melempar semua tugas padaku. Kalian nggak niat jadi idol?" "Kami semua berniat. Tapi... aku merasa kami tidak bisa mengalahkan auramu." "Huh? Alasan macam apa itu?"
470 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as the leader in me
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status