Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MARTIN AND BIANCA

MARTIN AND BIANCA

Bukan salah satunya. Siang harinya, setelah mandi dan sarapan di café di dekat club, Martin dan Bianca berencana untuk pergi menonton film di bioskop dan berbelanja beberapa pakaian untuk mereka. Bianca bersandar di bahu Martin selama perjalanan menuju bioskop. Dan sesampainya mereka di pusat perbelanjaan, keduanya tidak pernah melepas jalinan jemari mereka. Martin membeli dua buah es krim dan menikmatinya sambil berputar-putar di tengah kerumunan orang. Bianca sesekali menggoda Martin dengan meminta es krim pria itu. Setelah menghabiskan es krim mereka, memilih film yang akan mereka tonton. Pilihannya jatuh pada film romansa yang diperankan oleh salah satu orang yang ia kenal baik.
109.8K viewsOn holdAdded to Library 275 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
MARJAN SOLID

MARJAN SOLID

“Ok, seperti biasa, San. Kakak ke bank dulu!” Marina melajukan motor matic dengan santai. Namun, sejujurnya dia masih tidak tenang karena mimpi buruk tadi malam. Tampilan mata Marina juga tidak bagus –berkantong dan berlingkaran hitam. Pagi ini Marina masih sangat mengantuk sebetulnya, tetapi karena ada banyak pekerjaan yang harus selesai, Marina memaksakan dirinya harus melek. Beberapa kali Marina menguap selama perjalanan. Udara pagi tidak dingin seperti biasanya, tetapi cukup menyembuhkan kantuknya dan menyegarkan otak dan tubuh.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
MARTA, cinta kedua

MARTA, cinta kedua

Terlalu lama mengurung diri membuatnya tidak tahu kalau pernikahan beda usia sekarang ini sedang menjadi trend. “Ta, Marta!“ panggil Maya dari luar kamar. “Hmm, masuk!“ Aku merasa malas untuk sekedar bangkit membuka pintu. “Hoi! Amel menghubungi kamu nggak?“ Pertanyaan itu meluncur bersamaan dengannya menerobos masuk. “Amel? Enggak.“ “Beneran? Sama sekali nggak ada kirim pesan, ngancam-ngancam kamu atau apa gitu?“ cecarnya lagi.
9.823.4K viewsOngoingAdded to Library 841 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
Please Marry Me

Please Marry Me

Ayah Ilana juga sama, sudah tahu putri kesayangannya bersama seorang pria, tapi malah diberikan izin. "Kamu mau ke mana? Akan saya antar." "Ke bioskop. Ada film yang mau aku tonton. Kebetulan aku punya dua tiket nonton." Suara Ilana dipenuhi kebahagiaan. Ilana membeli tiket itu melalui aplikasi tidak lebih dari lima menit lalu. Ia berpikir cepat menahan Danish di sisinya malam ini. "Nonton?" Danish terperangah. Ilana mau mengajak kencan?
104.3K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
UNHAPPY MARRIAGE

UNHAPPY MARRIAGE

‘Ya bu, ma-ma-af, aku hampir se-selesai. Tangan gadis malang itu gemetar, menghadapi sang ibu mertua yang teramat galaknya, entah setan apa yang merasuki tubuh nyonya Marta, setiap apa yang dia lihat dan apa yang dikerjakan oleh menantunya itu, semuanya tidak pernah benar di matanya. “Lama sekali!
103.5K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
Suddenly Marry With The CEO

Suddenly Marry With The CEO

Tiara menatap nanar buket bunga yang ia terima ketiga kalinya hari ini. Buket bunga mawar berwarna merah ikut memenuhi meja kerjanya, setelah sebelumnya datang buket bunga anggrek bulan dan bunga lily. Bukan rasa bahagia yang ia rasakan, melainkan rasa geram dan kesal. Kata-kata yang tertulis di kartu ucapan begitu singkat tapi membuat Tiara malu. “Menikahlah denganku.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
Happiness Marrie

Happiness Marrie

Brak Api amarah semakin memuncak hingga ubun-ubun ketika melihat jelas wajah pria yang tengah duduk santai di atas ranjang sembari melambaikan tangan ke arahnya. Ditariknya kasar kerah kemeja Zhang Yuze sampai si empunya serentak berdiri. "Kenapa? Kenapa harus adikku?" Pertanyaan Xia Long tidak dapat dimengerti Xia Lien. Gadis itu gegas memegang tangan kakaknya yang sedang mencengkram kuat kemeja calon suami kontraknya. "Kakak, jangan seperti ini! Kita bicarakan du__"
101.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
Married With the Devil

Married With the Devil

Dia pun kembali meneruskan gerakan wajahnya untuk mendekat pada wajah Zico, hanya beberapa centi lagi bibir mereka akan bertemu. Namun saat bibir Marin dan Zico hampir bersentuhan, terdengar suara ketukan dari pintu ruangan Zico, dan terlihatlah sekretaris Jo yang masuk ke dalam ruangan Zico. Seketika Marin pun mengurungkan niatnya untuk menyatukan bibirnya dengan bibir Zico, terlihat jelas raut kekesalan dari wajah Marin karena Jo yang menggagalkan niatnya untuk mencium Zico. ‘Sial, padahal tinggal sedikit lagi, gara-gara sekretaris sialan itu aku jadi gagal mencicipi bibir sempurna dari Tuan Zico,' ucapnya dalam hati.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

Seperti biasa, Marco memilih kata-kata dengan hati-hati, bahkan saat ia tidak mengucapkannya. Hiriety mendesah pelan, lalu memalingkan wajahnya sebentar, menatap horizon yang mulai berselimut warna jingga. “365 Days. Pernah dengar?” Tanya Hiriety sambil menahan senyum, kepalanya miring sedikit, seperti sedang menikmati reaksi Marco. Marco mengernyit. “Tiga ratus... apa?” Hiriety tak bisa menahan tawanya. “Tuh kan! Padahal film itu guilty pleasure terbaik abad ini”
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Mereka menonton film itu ditemani dengan popcorn di bucket besar di pangkuan Grace. Setelah film pertama, Marvel menyarankan untuk memutar satu film lagi. Kali ini Grace yang memilih film itu, film lama yang berjudul Mean girls. Film yang terlalu feminim untuk Marvel karena mengisahkan tentang beberapa gadis kaya yang sangat terkenal di kampus dan memperebutkan seorang laki-laki. Marvel yang sama sekali tidak tertarik dengan film itu hanya bisa memaksakan diri untuk tetap duduk di sofa itu dengan satu tangan yang melingkar di bahu Grace sembari membelai kepala Grace yang tengah disandarkan di bahunya. Hingga dia terlelap. Grace hanya bisa tersenyum melihat kekasihnya yang sedang terlelap ini
1046.9K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as movie martha marcy may marlene
Read
+Library
PREV
123

Frequently Asked Questions

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak adalah film yang menggabungkan elegenre thriller dan western dengan latar Indonesia yang kering dan sunyi. Ceritanya mengikuti Marlina, seorang janda di Sumba, yang memutuskan untuk melawan setelah sekelompok bandit mengancam hidupnya. Film ini dibagi menjadi empat bagian yang masing-masing menunjukkan perkembangan karakter Marlina dari korban menjadi pembela diri.

Yang membuat film ini unik adalah cara sutradara Mouly Surya membangun ketegangan dengan visual yang memukau dan minim dialog. Adegan-adegannya seringkali sunyi tetapi sarat emosi, membuat penonton merasakan isolasi Marlina. Film ini bukan sekadar kisah balas dendam, tapi juga eksplorasi tentang kekuatan perempuan dalam masyarakat patriarkal.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status