Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Perfect Stranger

My Perfect Stranger

Natalie tercengang melihat tingkah Austin tidak seperti biasanya bisa berinisiatif ingin memberikan hadiah, meski ia tahu bahwa ia hanya sebagai pengganti penerima hadiah itu. “Tumben kamu kasih hadiah untukku.” “Jangan senang dulu! Aku merasa sayang kalau paper bag ini tidak ada yang ingin menerima.” Natalie lebih memedulikan membuka paper bag berukuran besar, isinya berupa sebuah mini bag elegan favoritnya. Matanya semakin bersinar memandangi mini bag itu sambil meraba pelan, karena mini bag ini merupakan edisi terbatas. “Kamu tahu saja aku dari dulu ingin membeli tas ini.”
106.7K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
Perfect Partner

Perfect Partner

Dia tidak memiliki sesuatu yang bisa dia kerjakan, jadi dia memutuskan untuk pergi ke taman. Ponsel Maevea berdering, itu adalah panggilan dari Emily. “Ya, Emily.” “Nona, jangan datang ke galeri hari ini. Ada begitu banyak orang di sini. Selain itu galeri juga dilempari dengan telur busuk dan tomat busuk. Kami juga tidak bisa masuk ke dalam.”
10123.2K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
Perfect Secret

Perfect Secret

Menurut Kia, ruang kerja Arfan adalah tempat yang membosankan. "Ini bukan.. ini bukan.. di mana ya?" gumam Kia melihat buku yang berjejer di sebuah rak. "Ini juga buk— ahh ketemu!" Kia mengambil buku itu dan berniat pergi. Namun langkahnya terhenti saat melihat sebuah buku yang terlihat mencolok dari semua buku yang ada. Bukan, itu bukan buku, melainkan sebuah album foto.
1040.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
Perfect Mate

Perfect Mate

Cuma bersama Camelia ia seperti hewan liar memiliki insting tanpa nurani. Tetsu sudah ada di depan milik Camelia. Terlihat begitu menggoda seperti kedua benda kenyal yang menggantung di dadanya. Namun yang ini berwarna kemerahan. Sepertinya Camelia sudah terangsang waktu Tetsu memasukkan jarinya kesana. Ia tersenyum miring. Bagaimana jika lidahnya yang membelai bibir milik Camelia. Untuk mengurangi penasaran. Tetsu mulai mengendus lantas menjilati atasnya.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
Love You Perfectly

Love You Perfectly

Seva kan hanya bercanda saja. "Baiklah kak, kau tenang saja... Aku juga suka daging panggang!" ucap Meira diakhir dengan senyuman manisnya. *** Hale kini berada di apartemen miliknya yang sangat mewah dan modern. Ia membuka kertas yang menutupi lukisan yang baru saja ia beli. Iya, lukisan buatan Meira. "Woah..." gumam Hale, ia dibuat terpana pada keindahan lukisan itu untuk yang kesekian kalinya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
Perfect Match

Perfect Match

Happy Reading! Keyna merebahkan tubuhnya di atas kasurnya yang empuk. Ia teringat bahwa tadi Luna memberikan sebuah kotak dari seseorang yang mengaku sebagai temannya. Keyna pun beranjak duduk dan mengambil tasnya, ia mengambil sebuah kotak kecil berwarna coklat tua. “Isinya apaan ya?” gumam Keyna sembari memperhatikan kotak tersebut. Keyna memberanikan dirinya untuk membuka kotak tersebut. Namun tiba-tiba ada sebuah panggilan masuk di handphone miliknya sehingga ia terpaksa meletakkan kembali kotak tersebut.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
The Perfect Stranger

The Perfect Stranger

"Santai aja, gue bakal kasih lo waktu untuk nerima ini semua kok." Lagi lagi tidak ada jawaban dari Rayana. Bima memakumi itu, dan tidak berbicara lagi agar wanita di sebelahnya ini tidak semakin kesal karenanya. Suara maps yang menunjukan arah jalan mendominasi perjalanan mereka.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
A Perfect Liar

A Perfect Liar

tanyaku pelan Becca lalu menghela nafas sebelum akhirnya mengajaku pergi, memisahkan diri dari teman-temannya. “Kenapa sih Dy kamu terus ikutin aku, aku g butuh dikasihani” Becca memulai obrolan dengan nada yang berat, aku yakin dia sedang mencoba menahan tangisnya. “Aku hanya mencoba membuktikan janji yang aku ucapkan”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
Mr. Perfect

Mr. Perfect

Menutup wajah dengan kaus lusuh. Kalian lihat kan, laki-laki payah yang tengah berbaring seperti mayat di atas sofa itu? Yang sedang tidak berdaya, dan berbau bangkai? Yap, itu si MR. Perfect. Dan kini, sudah tidak lagi menjadi perfect. Aku sudah menjadi gembel. Aku tidak beranjak dari sofa ini kecuali untuk buang air. Sudah seminggu aku tidak mandi, tidak mencukur kumis dan merapikan janggut. Ruang tengah apartemenku dipenuhi sampah.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
Perfect Melody

Perfect Melody

Laki-laki itu tetap melanjutkan menekan tuts piano. Instrumen piano dari lagu milik Christina Perri berjudul A Thousand Years menerbitkan seulas senyum cantik Stevia. Tidak disangka-sangka bahwa Raden pintar bermain piano. “Aduh, refleks jatuh cinta.” Seusai permainan selesai. Stevia menghampiri Raden yang tampak terkejut atas kehadirannya. “Lo jago main piano?” tanya Stevia.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as the map of tiny perfect things
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status