Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Thirty Days

Thirty Days

katanya tersenyum lagi. Nohan hanya mengangguk sebagai respon. "Di tempat indah nan damai itu tinggalah seorang remaja lelaki, yang tangguh. Dia seumuran denganmu, Nohan! Mulanya semua baik-baik saja, sampai suatu hari tempat itu mengalami musibah, tempat itu diserang musuh, menyebabkan kerusakan di mana-mana. Kata indah nan damai sudah hilang, hanya tersisa puing-puingnya saja. Dan kini tinggalah kegelapan yang datang,"
2.7K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as the remains of the day
Read
+Library
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Happy Reading Sudah tiga hari sejak malam itu. Tiga hari sejak Rehan bangun dari ranjang Remaine dengan kepala penuh penyesalan… dan entah kenapa, sedikit kenikmatan gelap yang tak mau hilang. Ia mencoba melanjutkan harinya seperti biasa—meeting, deadline, dan segunung laporan. Tapi bayangan Remaine, suaranya yang berbisik di telinga, dan tatapan Nara yang selalu ia ingat tiap malam sebelum tidur, membuat pikirannya terkoyak habis-habisan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as the remains of the day
Read
+Library
49 DAYS

49 DAYS

Berbeda dengan kondisi di Aparteme Anna yang terasa hangat, rumah keluarga Clark yang ditempati oleh kedua orang taunya terasa begitu dingin. Suasan sepi memang selalu terlihat di rumah keluarga Clark. Sama seperti biasa, hanya akan ada 2 orang yang duduk di atas meja menikmati sarapan mereka dalam keheningan. Hanya saja pagi ini sedikit berbeda. Jika biasanya yang duduk disana adalah sosok Ethan dan Edward, kini sosok Edward tak ada disana. Sosok Rebecca yang kini terlihat duduk di depan Ethan. Wanita cantik itu tampak tenang memakan sepotong roti sandwich dan segelas susu pagi ini.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as the remains of the day
Read
+Library
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Dia lalu berjalan seperti zombie, sama sekali tidak menyadari sebuah mobil hitam yang tidak terkendali melaju ke arahnya dengan cepat. Bang! Sheila tidak punya waktu untuk menghindar, dan terlempar ke depan sejauh dua meter karena mobil itu. Setelah waktu yang sangat lama, Sheila membuka matanya lagi, tercium bau disinfektan yang menyengat. Dia tampaknya berada di bangsal yang berwarna putih. Melihat dia akhirnya bangun, Dave berjalan ke sisi tempat tidur dengan cemas. Mata hitamnya penuh dengan kekhawatiran dan ketakutan yang tersisa.
36.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as the remains of the day
Read
+Library
One Day In Your Life

One Day In Your Life

Meski begitu, suhu di pagi hari selalu terasa cukup dingin, membuat orang-orang harus tetap memakai mantel sekalipun hanya untuk membeli sabun di toko sebelah. Camilla memandang ke bawah dari unit kamar hotelnya di lantai lima, tampak genangan air di beberapa ruas jalan akibat rembesan dari gorong-gorong yang tidak ditangani dengan baik. Seorang pria berjas hitam berjalan di trotoar dengan terburu-buru. Ia tak mempedulikan sepatunya yang basah karena menginjak setiap area yang becek. Seorang perempuan berjalan santai. Sambil merapatkan mantelnya, ia melihat-lihat barisan toko sayuran yang baru dibuka di ujung jalan sana. Sebuah mobil sedan lewat dengan kecepatan cukup kencang, menyisakan cip
105.6K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as the remains of the day
Read
+Library
1095 Days!

1095 Days!

kata Farrel dengan menatap mata Alisya. "Merem." "Kok merem sih, yang?" tanya Farrel penasaran. Karena dari sekian banyaknya mantan Farrel tidak ada yang menyuruhnya untuk tutup mata ketika ingin menciumnya. "Ya udah aku merem nih," ujar Farrel. Ia memejamkan mata untuk menunggu pacarnya agar segera mencium dirinya. Kira-kira apa yang akan dicium oleh Alisya, pikirnya.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as the remains of the day
Read
+Library
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

Hari ini adalah empat puluh hari kepergian Surya, dan Noorma akan mengadakan acara mengirim doa untuk suaminya yang telah meninggal dunia. Sejak siang Nadia dan Bi Asih sudah berada di rumah Noorma untuk membantu segala keperluan di sana. Dan Gio baru datang menjelang maghrib, setelah membersihkan dirinya, Gio berganti baju koko warna navy dan celana bahan warna hitam yang sudah dibawakan Nadia dari rumah.
9.5561.4K viewsCompletedAdded to Library 13.5K Times as the remains of the day
Show Reviews (71)
Read
+Library
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Heny Wulan
Nice story... plot twist nya keren, ga ketebak, kyknya bnyak banget rahasia, jd bacanya pun ga bs di-skip. Alurnya jg enak bacanya, ga membosankan. Semoga tetap konsisten sampai akhir. Semangat kak author...
Read All Reviews
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

I need a help! Memory kejadian maut itu membuat serangan vertigonya mengganas. Dengan mata nanar dan nafas tersengal Dimas beranjak dari tempat tidurnya mencari obat penenang. Langkahnya tak terarah hingga menabrak barang-barang di ruang tamu. Barang antik pecah belah berantakan di lantai. Shit! Saraf di sekujur tubuhnya nyeri luar biasa. Begitu sakitnya hingga membuat emosinya tak terkendali. Di kegelapan malam ia hanya bisa berteriak menahan perih yang menjalar di sekujur tubuh. Tidak ada yang mendengar!
3.6K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as the remains of the day
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status