Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Sentuhan Panas Tuan Mafia

Sentuhan Panas Tuan Mafia

Gaunnya tertiup angin lembah, dan tak lama siluet tubuhnya pun perlahan menghilang di balik kabut pagi. Anne menatap punggung ibunya yang semakin menjauh. Ia lalu mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat. Giginya bergemeletuk menahan emosi. Amarah dan rasa benci terhadap papanya kini mulai terbakar dan membesar di dalam hatinya. “Papa,” gumamnya pelan, penuh amarah yang membara. “Kenapa Papa harus terus menyakiti Mama seperti ini?”
1051.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.0K fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Di Antara 2 Cinta

Di Antara 2 Cinta

Aku tidak salah bicara, aku bicara benar. "Hei jagoan, kau marah pada Ayah?”Ezel mencoba bicara dengan putranya.”Oh ayolah Axe, Ayah tidak tahu dimana kesalahan Ayah jika kau tidak bicara.” “Aku benci Ayah! Ayah tidak pulang kerumah menemuiku dan Bunna.” "Sekarang Ayah sudah ada di sini, lalu kenapa kau masih kesal hm?” “Ayah pulang tidak menemuiku. Harusnya Ayah membangunkan aku, jika Paman Varen tidak memberitahuku, aku tidak tahu kalau Ayah ada di rumah.”
10917 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
The Princess Troublemaker

The Princess Troublemaker

“Karena kamu yang nggak pernah mau dengerin Papa!” “PAPA DULU JUGA NGGAK PERNAH MAU DENGERIN SICA!” pekiknya histeris. Napasnya memburu hebat seiring wajahnya yang memerah menahan gelegak amarah di bawah kulit. Tangannya terkepal kuat-kuat di sisi tubuh sehingga buku-buku jarinya memutih sempurna. Irisnya berkilat marah sebelum berkata tidak habis pikir, “Dulu Papa yang nggak mau dengerin aku, Papa selalu sibuk dan cuma bilang nanti-nanti-nanti! Karena udah terlanjur selama bertahun-tahun, yaudah! Lanjutin aja sampai akhir! Kita cuma berbagi tempat di kartu keluarga dan baik dulu ataupun sekarang Papa nggak berhak ngatur-ngatur hidupku! APAPUN ITU! YOU ARE NOT MY FATHER ANYMORE! LISTEN THAT!
101.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 48 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Love You More (21+)

Love You More (21+)

Jelas ada sesuatu yang ingin dibicarakan oleh Anugrah, tetapi Anggun tidak bisa menebak itu, karena dia bukan Cenayang. "Pa, please ngomong dong. Aku bukan orang pintar yang bisa baca kata hati Papa. Kenapa sih akhir-akhir ini Papa lebih banyak diam? Papa sakit?" Anggun mulai kesal. Ia lepas alat make-up di tangannya ke atas meja dengan kasar, hingga menimbulkan suara cukup nyaring. Lama-lama ia jengkel melihat ayahnya seperti orang kerasukan dan tidak memiliki semangat hidup.
9.968.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.6K fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Salahkah Menjadi Janda?

Salahkah Menjadi Janda?

Aku sudah melukai dan mengecewakan orang tuaku. "Anton nggak ikut, Tin?" tanya Ayah. Aku sedikit gelagapan. "Nggak, Yah. Dia kerja." "Jadi tadi kamu ke sini naik angkot?" "Iya, Yah." "Terus kamu nggak kerja?" "Aku izin dulu hari ini, Yah," jawabku. Tidak mungkin kukatakan keadaan yang sebenarnya bahwa kami baru bertengkar kemarin dan Anton tidak pulang tadi malam. "Ayah sakit apa?"
104.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 167 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Menyulam Asa di Dua Hati

Menyulam Asa di Dua Hati

“Sayang? Kalau sayang, kenapa Ayah jarang ada rumah? Ayah bisanya cuma marah-marah aja ke Ibu kalau di rumah.” Anggara terkejut. Kata-kata itu menamparnya lebih keras daripada apapun. “Agni, jangan ngomong kayak gitu. Ayah, kan, cuma ingin yang terbaik buat kamu, makanya Ayah kerja keras. Tapi kalau kamu merasa Ayah salah...” Ia menggeleng pelan, tidak tahu bagaimana melanjutkannya. Hatinya berat. Lidahnya mendadak kelu.
101.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 47 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Javier mencoba memberi alibi, tetapi ucapannya dipotong dengan dingin dan tajam oleh suara ayahnya. "Apakah kamu gila? Kamu meninggalkan kantor disaat semua orang sedang ribut disini?! Ayah tidak peduli urusan pribadimu disaat ini," potong ayahnya tajam dan dingin. Javier langsung mengatupkan bibirnya erat-erat. Ia bisa merasakan gelombang kemarahan ayahnya menembus speaker ponselnya dan membuat bulu kuduknya merinding di sekujur tubuhnya.
791 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 15 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Papa kamu sebetulnya sayang kamu, dia hanya—” “Anggap Miko aib untuknya?” Rautnya berubah nanar. Matanya terpejam erat merasakan pahit yang selama ini diberikan sang ayah. “Ma, Miko nggak bisa pulang ke rumah. Papa benci Miko dari dulu. Semua kemarahan Papa pasti dilempar ke Miko, apa pun yang Miko lakuin selalu salah dan memalukan di matanya.”
109.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 219 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

Gadis Gendut Dimiliki 3 Daddy

"Aku bilang, kalau dia tidak pergi, aku akan hancurkan hidupnya dan kehidupan ayah. Aku akan sebar foto-foto ayah dan dia ke media. Aku akan..." "Clara, cukup." Clara terdiam. "Ayah tidak marah padamu. Ayah marah pada diri ayah sendiri." "Kenapa?" "Karena ayah gagal menjadi ayah yang baik untukmu. Ayah gagal mengajarkanmu tentang rasa hormat. Ayah gagal menjadi contoh yang baik." Clara menangis. "Ayah..." "Ayah sayang kamu, tapi ayah juga sayang Ana."
103.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 79 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Istri Dari Surga

Istri Dari Surga

A middle-aged man came, he looked at Gerald with a flash of anger, then walked slowly but stomped into Gerald's room. Gerald widened, suddenly his consciousness was fully pulled, he hurriedly got up and stood straight, his heart was racing so fast, Gerald didn't expect that his father would come. Unlucky. "Dad I just--" Jordan Franklin raised one hand gesturing for Gerald not to continue his words, the eyes whose eyelids were filled with wrinkles rolled up to stare at Gerald appraisingly. "You rascal! How many times have I warned you, Gerald!" Jordan said angrily, Daniel only looked down when Gerald looked at him in exasperation and fear.
1.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 45 fois en tant que the writer's father was angry because
Read
+Librairie
Dernier
1
...
345678
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status