Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

“Tidak, tapi aku tahu, bahwa dia tahu aku ada.” Di ranjang sebelah, seorang wanita muda tertawa kecil tanpa alasan. Tertawanya berhenti mendadak, digantikan isak tertahan. “Setiap kali aku tidur, aku berdiri di depan pintu. Dan pintunya seakan memanggilku.” Harris mengamati dari kejauhan. Wajahnya datar, tapi rahangnya mengeras sedikit demi sedikit.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)

MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)

Ia berhenti di depan pintu yang berada di samping lemari baju. "Eh, ada pintu lagi," ucapnya sedikit terkejut. Tak mau ambil pusing ia menutup lagi pintu itu, tanpa menguncinya kembali. Merebahkan dirinya di kasur, ia memilih untuk tidur sambil menunggu waktu acara tiba. Acara yang akan di mulai pukul tujuh malam nanti. ***
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
Terjerat Obsesi Bos Baruku

Terjerat Obsesi Bos Baruku

Dan hal yang paling kusyukuri sekarang adalah untungnya aku cukup teliti untuk mengunci pintu sebelum tidur. “Sekarang sudah jam delapan pagi, siapa tahu kau mati di dalam,” katanya dengan kasar mengingatkanku. Jam delapan pagi? Selama itu aku ketiduran? Aku semakin panik dan agak merasa malu. Demi Tuhan, aku tidak bermaksud untuk tidur selama itu, karena rencana awalnya pun aku hanya mau tidur sebentar karena terlalu lelah. Aku mulai mengobrak-abrik pakaianku dan menemukan pakaian santaiku sebelum menjawab ujaran kasar Jarrel di luar pintu. “Ya, ya, sudah bangun ini. Jadi berhenti berteriak dan menggedor pintu dan tinggalkan aku sendiri. Nanti aku kebawah kalau sudah selesai.”
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Pintu depan rupanya sengaja tidak dikunci rapat, membiarkan celah udara malam masuk menerpa keheningan ruangan dalam. Brakkkk! Juna mendorong kasar pintu kayu tersebut secara satset, berlari kencang membelah ruang tamu menuju ke dalam kamar tidur utama. Suasana di dalam kamar tidur tampak sangat berantakan dengan uap hawa panas mistis yang menguar tebal memenuhi seluruh sudut ruangan. Ibu Arini Kusuma tampak terlentang pasrah di atas kasur busa, merintih kesakitan sambil mencengkeram erat seprai bunga-bunga miliknya.
67.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
Ojol Simpanan Artis Cantik

Ojol Simpanan Artis Cantik

"Keluar sekarang. Istirahat di kamarmu." Aku membungkuk samar, lalu melangkah mundur melewati pintu kayu jati tebal yang terbuka otomatis. Begitu pintu tertutup rapat di belakangku, aku menghela napas panjang di lorong penthouse yang sepi. Topeng lugu yang kuikat kencang sejak tadi malam tak boleh kendur sedikit pun.
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan

Nyebelin, sih! Tapi Aku Ketagihan

tanyaku dengan kening mengernyit dalam, menatap heran ke arahnya. "Gue... gue nggak bisa tidur semalaman..." bisiknya dengan nada suara lirih dan serak. Aku memiringkan sedikit posisi tubuhku ke bawah untuk mengintip raut wajahnya yang masih meringkuk tak berdaya di atas lantai. "Lantas hubungannya sama gue apa?" "Gue semalam tidur di depan pintu... Gue udah gedor-gedor sampai tangan gue pegal, tapi lo tetep tega nggak mau bukain pintu buat gue..." keluhnya pelan.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
CEO Manja : Jangan Ganggu Istri Rahasiaku yang Cantik

CEO Manja : Jangan Ganggu Istri Rahasiaku yang Cantik

Di pintu masuk hotel, Serenity tetap membuka matanya dan terpaku pada pintu. “Aku tidak bisa tidur. Aku tidak boleh tidur," dia bergumam pada dirinya sendiri berulang kali. Dia takut akan melewatkan siapa pun yang keluar dari pintu begitu dia tertidur. Sambil menyeruput kopinya, dia mencubit pahanya untuk membuat dirinya tetap terjaga dan menunggu. Dia tinggal disana sampai keesokan paginya. Saat menguap untuk kesekian kalinya, dia melihat dua orang berjalan keluar dan tidak bisa menahan semangat.
9.6730.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.6K kali sebagai tidur depan pintu
Tampilkan Ulasan (97)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
[TERLAMBAT MENCINTAI LISA] "Erika, bagaimana bisa aku bahagia kalau wanita yang kunikahi saat ini hanyalah wanita jalang, perempuan murahan, perempuan yang selama ini selalu siap membuka kedua kakinya lebar-lebar untuk lelaki mana saja?" ucap Revin dengan suara tenang tetapi dipenuhi rasa jijik.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
My Husband's Secret

My Husband's Secret

“Mas bangun? Ngapain kamu di sini?” Apa Mas Gala tidur di depan pintu dari semalam? Ya ampun Mas. Bagaimana mungkin kamu melakukan hal sebodoh ini? Rumahmu nyaman dan luas. Bagaimana mungkin kamu memilih tidur di depan pintu kamar kosku? Kamu sengeyel itu supaya aku pulang?
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
The Ex Brother

The Ex Brother

Seketika aku ingat dan sadar bahwa aku mungkin harus, ya harus, mengunci pintu. Kebiasaan tidurku buruk bukan hanya di malam hari. Kapanpun aku tertidur, biasanya, posisiku bisa sangat membahayakan. Saat sudah mencapai pintu, dorongan dari luar, menghantam wajahku. Ouch! Aku terhuyung ke belakang, terjatuh dalam keadaan terduduk di lantai.
1035.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 945 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
Melayat Setelah Dilayat

Melayat Setelah Dilayat

"Kita masuk dulu, sebelum ada yang melihat kedatangan kita. Ibu nginep sini aja dulu, ya." Entah berapa lama kami tertidur, aku bangun karena terusik suara gedoran pintu yang sangat keras dari pintu belakang. Hendak beranjak, tapi aku takut. Bu Naji tetap pulas tidur di sampingku. Mungkin dia kecapean. Aku lihat sendiri saja, masa di rumah sendiri ndak berani, pikirku. Baru beberapa langkah aku meninggalkan ranjang, telinga ini seperti mendengar suara orang dari balik pintu kamar ini.
918.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai tidur depan pintu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status