Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Satu Peraduan dengan CEO Arogan

Terpaksa Satu Peraduan dengan CEO Arogan

Tok Tok Tok Pak Sagi muncul dari balik pintu yang tidak tertutup membawa dua plastik besar di tangannya. "Permisi," ucapnya sopan. Laki-laki paruh baya itu berjalan ke meja panjang dan meletakkan dua plastik di tangannya ke atas meja.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

“Tinggalkan saja pakaianmu di sini, nanti urusan pekerjaku.” “Nggak, aku bawa pulang aja,” jawab Bumi menggelangkan kepala. “Minta plastik boleh?” “Kubilang tinggalkan saja di sini.” “Nggak mas, ini urusan cewek!” sungut Bumi berkeras. “Haha, oke, oke,” jawab Langit menuju lemari, mengambil tas tak begitu besar, diserahkannya ke Bumi. “Ada plastik di dalamnya.”
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 609 Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

”Apa itu, Bi?” Alina masih di tangga, melihat plastik berukuran cukup besar ditenteng oleh Rumini. Bau menyengat dari dalam plastik membuat perut Alina terasa diaduk-aduk. ”Tikus mati, Non.”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
Jungle Love

Jungle Love

Meresapi kenyamanan pondok kayu itu sembari menghidurp aroma hujan yang menguar memenuhi udara. Sewaktu memeriksa atap tadi Abdi melihat segulung tikar dari daun pandan. Melihat Tiara sudah mengambil tempat, pemuda itu melompat untuk mengambil tikar. Kemudian digelar di atas lantai. "Pakai tikar ini, Bu. Lebih bersih," ujar Abdi mempersilahkan atasannya. Tiara buka kedua matanya yang terpejam. Wajahnya seperti kaget begitu melihat tikar pandan yang sudah tergelar di hadapannya.
1016.8K viewsCompletedAdded to Library 437 Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
VENDETTA

VENDETTA

Aditya kemudian membalik lembar sketsanya dan menunjukkan beberapa poin rekomendasi material. "Jadi, ini usulanku. Untuk lantai, sebaiknya kita lapisi dengan karet tebal yang punya tekstur anti-licin. Jadi kalau nanti mereka terpeleset atau terjatuh saat belajar berjalan, tidak akan sampai membuat anak terluka." Nadia mendengarkan dengan saksama, mulai tertarik dengan konsep keamanan yang ditawarkan lawan bicaranya.
500 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

Naira menatap Cynthia, kemudian menurunkan pensilnya. “Kalau murni, teksturnya lebih kasar, terlihat lebih alami, tapi ini tempat publik yang harus memberi kenyamanan juga, jadi harus diberi pelapis luar,” ucap Naira seolah sudah mempertimbangkan semua. Cynthia mengangguk, mencatat cepat di tabletnya. “Berarti untuk lantai, kita bisa kombinasikan dengan kayu rustic supaya tetap hangat?”
9.986.1K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
Requiem For a Swan

Requiem For a Swan

Sebuah benda kecil yang ditempel dengan selotip. Lily kembali berdiri, menyelipkan sesuatu di telapak tangan, dia berpura-pura tertarik pada tanaman di belakang meja Rangga. Mengamatinya sebentar, lantas keluar kelas dengan tenang. Segera dia menuju toilet guru, mengunci pintu, dan membuka telapak tangannya. Sebuah plastik klip mikro. Di dalamnya terdapat sisa-sisa kristal halus berwarna biru pucat, seperti warna langit di pagi hari yang dingin.
738 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

Adhisti mulai meraba setiap keramik lantai barang kali ada celah rahasia yang bisa menghubungkannya dengan space room. Saat tangannya masih meraba-raba, tiba-tiba tubuh bagian belakangnya terantuk sesuatu yang sedikit lunak. Dengan cepat Adhisti berbalik dan mendapati sebuah kantong plastik berwarna hitam ada di sebelah keranjang sampah. Adhisti segera memutar tubuhnya sempurna. Tangannya mulai aktif membuka kaitan yang ada pada kantong plastik itu meskipun ia sedikit memicingkan matanya dan memberi jarak.
8.718.2K viewsCompletedAdded to Library 671 Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
Misteri di Rumah Mertua

Misteri di Rumah Mertua

Beberapa kali lemparan, kini sudah tidak ada satu pun plastik hitam di kamar ini. Aku melongok, melihat penampakan barang-barang yang tadi dijatuhkan suamiku. Tidak terlalu buruk, juga tidak membuat plastik hitam yang biasa aku gunakan untuk sampah itu sobek. Ide Mas Rendra lumayan bagus juga. "Sapu di mana, Tsa? Sekalian sama pelan juga." Aku mengalihkan perhatian dari plastik-plastik di bawah, pada Mas Rendra yang bertanya.
1032.3K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as tikar plastik lantai
Read
+Library
Menuju Matahari

Menuju Matahari

“Mari, silakan masuk! Mari, mari...!” Agak ragu Bajul masuk. Ia harus membersihkan telapak kaki lebih dulu, karena seluruh lantai ruang depan dilapis dengan tikar pandan yang nampak hangat dan menenangkan. Sukra, Gladhi, dan Pramesti pun ikut memastikan telapak kaki mereka cukup bersih agar tidak mengotori tikar. Mereka duduk sopan sembari meletakkan persenjataan di tikar. Sang nenek ikut duduk bersimpuh menghadapi keempatnya.
9.526.4K viewsCompletedAdded to Library 581 Times as tikar plastik lantai
Show Reviews (17)
Read
+Library
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Read All Reviews
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status