Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Titip

Titip

Bullshit! Kutimang hape di tangan yang masih belum menyala beberapa hari belakangan. Menimbang kuhidupkan atau jangan. Sedangkan suara ribut di depan sudah menghilang beberapa saat yang lalu, disusul bunyi mesin kendaraan yang menjauh. Mereka sudah pulang. Baru saja hendak memencet tombol on, pintu kamar diketuk perlahan. Aku terlonjak dengan perut tegang.
107.8K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as titik 2
Read
+Library
Lelaki Kedua

Lelaki Kedua

“Jadi kamu lebih membela orang yang menghancurkan kehidupan tante kamu sendiri?” “Menghancurkan apa? Bukannya Tante yang berkhianat?” “Berkhianat?” “Dah lah. Tante yang lebih tau.” “Sudah sampai, Bu.” Suara sang sopir memutus pikiranku tentang peristiwa menyebalkan tadi. Aku membuka mata. Di depanku terpampang gedung berlantai dua yang mana lantai bawah dipenuhi meja kursi yang tertata rapi. Kafe kami.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as titik 2
Read
+Library
2'20

2'20

“Salam kenal.” Regar dengan cepat langsung loncat mundur dan berdiri di atap lain, sedangkan Putra berdiri di tempat sebelumnya Regar berdiri, dan Citra berada tak jauh dari belakang Putra. Sejenak Regar memerhatikan iris mata kedua orang tersebut yang sama-sama berwarna ungu, perlahan ada ekor berwarna ungu gelap yang mulai mencuat keluar dari bagian belakang tubuh mereka, beberapa tanduk berwarna selaras yang muncul di sekitar tubuh mereka, hingga satu tulang tajam yang muncul dengan cepat di bagian telapak tangan mereka.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 276 Times as titik 2
Read
+Library
KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG? BAB KE : 21 ANTARA KABUR ATAU JANGAN 18+ POV : TINA Sepanjang jalan menuju rumah, pikiranku berkecamuk. Semua yang Diberitahukan Bu Parmi dan Bu Tursinah, memenuhi syarat otakku, yang membuat rasa cemas dan takut semakin menjadi. Benarkah apa yang mereka katakan?
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as titik 2
Read
+Library
Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Pada akhirnya ia pun hanya bisa mengetik satu kata di pesannya yaitu: pa, lalu mengirimnya. Pesan itu telah terkirim, namun tidak kinjung di baca, lalu Laura kembali mengirim pesan: apa aku boleh kembali?. Kali ini Laura tidak berharap banyak, mengingat pesan yang pertama tidak mendapat respon, meski begitu ia tetap menatap layar ponselnya untuk beberapa saat, memastikan pesan itu benar-benar terkirim.
420 viewsCompletedAdded to Library 13 Times as titik 2
Read
+Library
Rigecherta My Possesive Best Friend

Rigecherta My Possesive Best Friend

Rigecherta yang melihat itu pun langsung berdiri dan menghampiri Tivane. " Kenapa gitu mukanya? Berapa garis nya? Cuma satu ya? Nggak papa. Mungkin belum rezeki-" ucapan Rigecherta terputus saat Tivane menyodorkan tespek itu ke arahnya. Mata Rigecherta spontan membuat dengan mulut sedikit terbuka dan hampir menangis saat melihat dua garis di sana. Ya, dua garis. Tivane nya sekarang sedang mengandung.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as titik 2
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Tubuhnya lemas, tetapi pikirannya masih terperangkap dalam mimpi neraka tadi malam. Naya menyodorkan secangkir air. “Minumlah. Kau butuh tenaga.” Ia tak menjawab. “Raka,” panggil Pak Jatmiko, lebih tegas. “Apa yang kau lihat… bukan hanya penglihatan. Itu peringatan. Gerbang Kedua memang belum terbentuk, tapi tanda-tandanya akan mulai muncul.” Raka mengangkat lengan bajunya tanpa sadar dan saat itu juga, Naya menjerit pelan.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as titik 2
Read
+Library
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

Adelheid mengangkat kepala dari catatannya. “Apa?” Margarethe menunjuk tulisan kecil di salah satu sudut peta. Tulisan tangan. Nyaris pudar. Phase II — Aktivierung “Berarti ada rencana lanjutan setelah perang,” katanya. Adelheid menggeser tubuhnya ke depan, mencondongkan diri di antara kursi. Buku catatannya terbuka di tangan. “Dan lihat ini.” Ia menunjuk kode kecil di salah satu dokumen.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as titik 2
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status