Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki Pilihan Surga

Lelaki Pilihan Surga

“Iya Kal. Kamu kapan balik ke Indonesia?” “Udah setahun. Kamu?” “Aku baru datang bulan lalu, cuma liburan aja.” “Jadi sekarang, kamu balik ke USA?” “Enggak, aku sekarang di London.” “Amazing,” sahut Haikal, bangga. “Kamu masih di USA?” “Iya, masih. Ini mau balik ke sana.”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

bisiknya. "A-aku ...." "Pokoknya harus terima titik." ***
9.627.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
DOKTER SETAN

DOKTER SETAN

Wajah Intan menegang. “Lalu kita harus bagaimana?” Aku belum sempat menjawab. Ponselku yang sejak tadi mati mendadak menyala sendiri di atas meja. Layarnya terang. Tidak ada sinyal. Tidak ada notifikasi. Hanya satu pesan yang muncul di latar hitam. SELAMAT DATANG KEMBALI, RADIT. ITERASI KE-1 BARU SAJA DIMULAI.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Dia melipat tangan di dada. "Dalam Game Theory, situasi ini disebut Tit for Tat. Mata ganti mata. Gigi ganti gigi. Sebelumnya, dia punya kuasa penuh karena dia memegang 'nyawa' sosial kamu lewat foto itu. Tapi sekarang..." Brata menunjuk ke arah laptop. "...kamu punya karir dia sebagai sandera. Posisi tawar kalian sekarang seimbang. Ini yang disebut Nash Equilibrium."
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Sistem Super Boros

Sistem Super Boros

Tidak ada salahnya untuk memutarnya beberapa kali lagi. Selamat datang kembali lain waktu—saya sudah berbalik! Ramuan Kekuatan—Balikkan! 10 poin—ditransfer! Berhenti berhenti berhenti! Penunjuk berhenti pada ramuan kecerdasan. Ding: Selamat kepada tuan rumah karena telah mengambil sebotol ramuan kecerdasan. Mau mengekstraknya?
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz

Tatapan kosong itu… justru menjadi dorongan terkuatnya. “Aku akan mengembalikan semuanya…” Suaranya serak, hampir tak terdengar. “Tunggu aku.” Langkah pertama mulai terbentuk. Belum sempurna. Namun sudah cukup untuk membuatnya bertahan lebih lama di bawah tekanan yang terus meningkat. ... Sementara itu… di Bumi Tengah. Hari-hari setelah kepulangan mereka tidak berjalan seperti yang diharapkan.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Masak Daging Misterius

Masak Daging Misterius

Setelah Ratih benar-benar yakin untuk pulang. Setelah melalui periode yang sulit dan penuh ketidakpastian, Ratih mulai melihat kilas balik dan memori-memori yang lama hilang perlahan-lahan kembali ke permukaan. Saat ingatan-ingatan itu datang kembali, ekspresi wajah Ratib berubah menjadi penuh kecerahan. Matanya yang dulunya tampak kosong dan bingung, sekarang berbinar dengan kegembiraan dan kehidupan. Ada kilatan pengenalan dan pemahaman dalam pandangannya, saat mereka mulai mengenali orang-orang, tempat-tempat, dan peristiwa-peristiwa dari masa lalu mereka meski masih dalam kenangannya saja karena ia belum berani pulang.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Vincent mengeluarkan ponselnya hendak menelepon, tetapi Abella sudah memblokir nomornya. Vincent pun berdiri diam di sana seolah baru menyadari sesuatu. Reyhan merasa lelah dengan sifat Vincent yang tidak tahu malu dan menyedihkan. "Kamu masih ingin dia kembali padamu? Memangnya kamu pantas mendapatkannya? Sekalipun kamu mengorbankan nyawamu untuknya, dia nggak akan pernah kembali padamu!" Vincent menarik napas seolah-olah dia tidak mendengar apa pun.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Tidak ada yang hidup dalam raga yang bisu. Tidak ada yang berdetak dalam raga yang merobot. Ada banyak sekali alasan untuk aku ingin kembali ke masa lalu dan merubah segalanya. Tapi keadaan dan kenyataan memaksa untuk tak acuh. "Rani! Cepetan, jadi makan tidak?"
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

“Baiklah kalau begitu bu. Saya masuk ke dalam kelas lagi bu.” Taro kembali masuk ke dalam kelasnya dan duduk di tempat dia biasanya sambil termenung karena kejadian ini. Aku memang berharap bisa kembali ke masa ini. Tapi kenapa bisa sekarang keinginan itu terwujud. Mungkin ini yang dinamakan keberuntungan. Aku tidak akan menyia-nyiakan waktu ini lagi. aku harus fokus untuk bisa mengubah hidup ini lagi.—batin Taro.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai titik balik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status