Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Castle

Castle

Aku pasti pusing dibuatnya. Tom sudah berdiri di bawah sana, dia memakai tuxedo berwarna putih kusam dengan kerah menutupi sebagian besar lehernya. Tuxedo itu sangat ketat, sehingga membentuk lekukan tubuhnya. Aku bisa melihat dadanya begitu lebar. Dia sedang menungguku dan tersenyum kepadaku. Aku membalasnya. Aku tidak melihat Williams. Di mana dia?
104.1K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as tog
Read
+Library
MATE

MATE

"Malam itu, kurasa kau sudah melihatnya. Bagian diriku yang lain." "Maksudmu ... serigalamu?" tanyaku hati hati dan kulihat Dave mengangguk pelan. "Namanya Aro. Mungkin sedikit sulit mempercayainya, tapi dia adalah salah satu serigala terkutuk." Ucap Dave dengan tenang, namun mampu membuat jantungku lupa berdetak untuk sesaat. "A ... apa maksudnya dengan ... terkutuk?" tanyaku pelan, begitu pelan hingga seperti sebuah bisikan.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as tog
Read
+Library
NODA

NODA

93. Usaha Megan POV Megantara Kabut tebal di depan sana membuat penglihatanku sedikit terganggu. Meskipun demikian, aku masih bisa melihat sebuah jalan setapak membentang di hadapanku saat ini. Kaki ini terus melangkah menapaki jalan setapak yang menurutku sangat indah meski tertutup kabut tebal. Netraku dapat melihat bahwa di depan sana ada sebuah taman dengan berbagai macam bunga lengkap dengan permainan untuk anak-anak menyerupai sebuah taman bermain anak yang berada di taman bunga. Entah tempat apa ini, yang pasti sangat indah dan keindahannya begitu memanjakan indera penglihatanku.
9.9189.8K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as tog
Show Reviews (36)
Read
+Library
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Utari

Utari

Tak lama, merekapun sampai di toko yang Utari maksud. "Ada yang bisa kami bantu?" tanya pegawai disana. "Ya pak, aku butuh beberapa kain berwarna merah muda dan berwarna hijau lumut.." jawab Utari. "Baik, tunggu sebentar.." jawab pegawai itu sambil mengambil contoh kain yang dimaksud Utari.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as tog
Read
+Library
LOL

LOL

Pikir Nira “Ohh ya, perkenalkan ini temanku Darrel.” Ucap Tao memperkenalkan “Darrel perkenalkan ini Nira, member team basket kami dan itu Liza serta Afriya.” Tambahnya “Hallo aku Darrel. Senang mengenal kalian.” Ucap Darrel “Senang berkenalan denganmu juga.” Liza berucap dan dukungan senyuman kedua temannya “Apa tidak ada yang akan memperkenalkanku juga?” Tanya Arka konyol
102.0K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as tog
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

ucap Agus sembari jogging. “Hah.. yakin kamu Gus, dia punya modal muka ganteng Gus,” jawabku. Agus melihat seorang cowok dengan badan tinggi tegak dan kulit putih bertatto memakai pakaian sederhana, joging hanya menggunakan celana pendek kaus kutang sama sepatu yang sepertinya mahal.
9.29.2K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as tog
Read
+Library
U

U

Bip. Samar terdengar suara sambungan telepon yang terputus. 'Huft...' "Dunia begitu sempit, ya." gumam seorang pria sambil menatap layar laptopnya. Layar laptop yang tengah menampilkan sebuah foto seorang pria berseragam SMA. Pria pemilik laptop tersebut sedikit menyunggingkan senyum menatapnya. Setelah itu dia merebahkan kepalanya di sandaran kursi dan mengingat masa lalu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as tog
Read
+Library
NINE

NINE

Pembunuhan singkat. Sedangkan ‘SEVEN’ menggunakan pisau dengan Tetrodotoxin yang lebih dikenal dengan sebutan TTX, dapat membunuh korban dalam hitungan jam. Ia selalu melepaskan korban setelah menggoreskan nama di tubuh target. Sayang sejauh ini obat untuk TTX belum ditemukan. Selebihnya menggunakan pedang, pisau, atau palu berukuran besar seperti pada kasus ‘FOUR’, yang kemudian menuliskan nomornya dengan ceceran otak di samping pecahan kepala dan tengkorak korban.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as tog
Read
+Library
EGO

EGO

Suasana kesukaannya bersama mendiang kakek. Menggunakan celana berbahan katun cantung, lengkap dengan sweater dan kupluk abu-abu. Kaki yang semula nyeri dipaksa melangkah beralaskan swalow hitam bertuliskan E.G.O bermaksud menyingkat nama pemiliknya. Ialah Elzora Giandra Oktaviani. Setiap barang kesayangannya diberi tanda dengan tulisan demikian. Payung, gelas, keset, sapu tangan, dan perlengkapan pribadi lainnya.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as tog
Read
+Library
RETAK

RETAK

tanya Vitaloka sembari memincingkan mata meminta jawaban. Dela mengangguk dengan pelan sembari menyuapi mi soto ke dalam mulut. Lalu kembali menatap pada Vitaloka. "Lagi mikirin apa, Mbak? Enggak nyaman, ya, kerja di sini?" Dela bertanya sambil mengunyah.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as tog
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status