PENDEKAR PEWARIS SISTEM
Tongkat besar di tangannya terbuat dari pohon yang telah dirampas dan diperkuat dengan logam hitam, diayunkan dengan gerakan malas, namun cukup untuk mengguncang tanah tiap kali menghantamnya.
“Semua sudah siap?” tanya Kenta, suaranya nyaris berbisik.
Liam mengangguk tegas, busurnya tergantung di punggung sementara beberapa anak panah tersusun rapi di tempatnya. Nenek Cio berdiri tidak jauh, menggenggam kantong kecil yang berisi bubuk pelemas hasil racikannya. Di samping mereka, beberapa penduduk desa yang mendaftar dalam sayembara memegang senjata seadanya tombak kayu, belati tumpul, juga beberapa rakitan peledak yang sudah mereka siapkan.
Hot Chapters