Love in Kyoto
“Semuanya buku tentang Jepang, apa sudah ada program beasiswa, Nak?”
Gadis itu mengangguk lesu, “Ya, Ma. Sekitar tiga hari yang lalu, baru dibuka.”
Diangkatnya dagu Nindy menghadap kearah wajah sang ibu, “Lihat mama, Nak.”
“Nindy takut nggak bisa lolos seleksi ke Jepang.” akunya.
“Kenapa?”
“Standart TOEFL-nya terlalu tinggi buat Nindy, Nindy kurang bisa bahasa Inggris, Ma,”
Bab Populer