Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SCANDAL

SCANDAL

Dia mencoba membuka usaha berjualan bakso, tapi saat ada kasus kecoa yang ditemukan pelanggan di mangkoknya, usahanya langsung sepi dan gulung tikar. Imam sendiri sempat berjualan sate ayam tapi lagi, ia fitnah memakai daging tikus. Ia frustasi dengan musibah yang menimpanya beberapa bulan ini. "Apa ini karmaku saat aku menyakiti Mafida?" lirih Imam saat duduk dibawah pohon depan rumah ibunya dengan tatapan kosong. Rumahnya yang ia cicil tidak bisa ia bayar dan akhirnya rumah itu ditarik kembali oleh developer.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Yoga dan Nala saling diam untuk beberapa saat, kecamuk berbagai pikiran dan perasaan begitu mengganggu mereka. Jika saja, mereka berdua merasa begitu aneh. Mereka tidak pernah merasa begini canggung jika berdua. Selalu ada candaan yang terlempar juga hati dan pikiran yang selalu dibagi. Jika ada masalah, biasanya mereka selalu bisa menyelesaikannya dengan cara baik dan cepat. Tapi, sepertinya hal itu tidak berlaku untuk hari ini.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
Greedy

Greedy

BRAK Alex menabrak sesuatu. Baru saja bahas keahlian Alex. Dirinya sudah menabrak gerobak tukang sayur yang sedang berhenti di pinggir jalan. Tukang sayur yang sedang membeli bubur ayam untuk sarapannya, justru harus menerima kenyataan gerobaknya yang setengah hancur. Tukang sayur itu berlari mendekati gerobaknya dengan mengeluh, "Ya ampun gustii, apa dosa saya," ucap tukang sayur itu dengan mengelus dada sambil berjongkok.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
TRAUMA

TRAUMA

Ethan maupun Jooin, keduanya terlihat berantakan dengan memar hampir menghiasi seluruh wajah keduanya dan pakaian yang acak-acakan. Melihat hal itu, Sara hanya mampu mengeraskan rahang menahan kekesalan yang memuncak hingga ke ubun-ubun. Ini masih terlalu pagi, tapi ia harus mendapatkan masalah bertubi-tubi di saat hari belum berjalan barang setengahnya saja.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

Untung situasi belum terlalu terlihat ramai. “Ya elu sumbernya jamet, elu yang udah buat Bang Fahmi emosi terus posesif banget sama Adira, dan itu jadi makanan lezat Bang Rio buat cari masalah. Mangkanya ya nyet sebagai temen yang baek nih ya gue saranin lo gak usah deketin Adira lagi kalo gak mau masalah ini jadi makin gede, gue gak mau temen gue diadu domba”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
Tetangga Meresahkan

Tetangga Meresahkan

tanya Mbah Yat. "Itu lho Buk.Si pemilik toko sebelah Sombong banget,masak Aku beli garam karena lupa bawa uang eee garamnya gak boleh dibawa dulu padahal rumah kita cuma sebelahan."jawab Sari dengan kesal. "Oalah Sara yang Sombong itu ti Mbak."imbuh Darmi. "Iya tetangga Mu yang Sombong itu."jawab Sari kesal.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
Difficult

Difficult

“HEI, INI APARTEMEN AKU KALAU ADA YANG RUSAK KAMU HARUS GANTI!” Endi membuka pintunya menatap tajam kearah Leo “Selama ini siapa yang mengurus semua masalah kamu? Masih perhitungan juga? Baiklah besok aku datang ke orang tua kamu mau membuat hitung-hitungan.” Leo membelalakkan matanya “Hitungan apa?”
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

Wira tampak fokus berjalan lurus menembus rindangnya pohon-pohon pinus. Satu jam setelan insident di tenda konsumsi itu. Sepertinya Farzz benar bahwa Tara sedang ada dalam masalah besar, Wira marah padanya, bahkan ketika Tara berusaha untuk memperbaiki keadaan dan menjelaskan semuanya, Wira tampak tidak mau mendengar lagi.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
ANNOYING NEIGHBOR

ANNOYING NEIGHBOR

"Tumben Kamu datang ke sekolah kami? Ada urusan apa?" ​"Biasa, soal koordinasi pertandingan antar sekolah minggu depan," sahut Gabriel singkat. Dia memang terkenal sebagai cowok yang irit bicara namun selalu sopan kepada siapa saja. Di jaman sekarang Jarang sekali ada cowok seperti Gabriel, itulah salah satu alasan kenapa aku menyukainya.
143 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai troublesome
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status