Resep Rahasia Sang Pecundang
“Bukan tentang sihir, bukan tentang sistem. Hanya tentang ini. Rasa yang jujur. Cinta yang tulus.”
Mereka berdiri di sana, dalam pelukan hangat, di tengah riuh rendah suara tawa dan aroma masakan. Momen itu terasa sempurna, abadi. Radit memejamkan matanya, ingin mengunci setiap detik, setiap aroma, setiap rasa dari momen ini di dalam hatinya selamanya. Ia bisa merasakan kehangatan tangan Luna di tangannya, mendengar detak jantungnya sendiri yang tenang dan damai. Inilah hadiahnya. Inilah garis finisnya.
Chapitres populaires