Santet Pengantin
Kania tidak perduli lagi dengan Tuhannya, bahkan panggilan Tuhan yang beberapa tahun silam tidak pernah ditinggalkannya sekarang seakan menjadi pengganggu waktu tidurnya saja.
'Aah, berisik amat sih! Perasaan makin hari makin kenceng aja itu suara jelek itu! Bikin gue nggak bisa tidur lagi aja, padahal 'kan tadinya gue mau tidur sebentar sebelum ke kantor, tapi ... ya sudahlah, lebih baik aku mandi aja sekarang, apalagi malam tadi aku baru saja bercinta dengan Mahesa. Ah ... Mahesa, tak pernah kusangka kau begitu lembut dan penuh kasih sayang,' lamunan Kania membawanya sejenak mengingat malam yang dihabiskannya bersama Raden Mahesa di kerajaannya.
Capítulos Populares