Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Tiga Pahlawan

Legenda Tiga Pahlawan

Gurita Bisnis di Tanah Konflik – PART 3 Melihat para prajurit klan di pos depan yang kelelahan, Zi Chuan Xiu langsung meluncurkan aksi promosinya. Saudara-saudara sekalian, kalian sudah sangat lama meninggalkan rumah, bukan? Apa kalian tidak merindu cita rasa masakan kampung halaman? Kapan terakhir kali lidah kalian mencicipi arak berkualitas tinggi? Gandum kering di ransum kalian pasti sangat serat di tenggorokan, kan? Hidup di tengah hutan belantara ini pasti sangat membosankan. Selamat datang di pusat perbelanjaan Batalion Xiuzi!
101.1K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as tukan
Read
+Library
Pelakor dan mantan suami

Pelakor dan mantan suami

"Assalamu'alaikum Tia.." "Eh om Badrun, kok tadi pagi gak kesini om.." "Iya Tia, tadi om ada tugas ke TPI," "TPI apa om?" "Itu singkatan Tia, Tempat Penampungan Ikan," "Ooh gitu, trus sekarang om Badrun mau ngajak Tia jalan-jalan ke pantai ya?" "Nanti sore aja ya Tia, sekarang mah panas banget.."
2.9K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as tukan
Read
+Library
Istri Tawanan Duke Utara

Istri Tawanan Duke Utara

Tok ... tok .... “Tuan, saya Martell. Izin menghadap.” Arsenio melirik ke arah pintu. “Masuk.” Martell membuka pintu. Dia melihat Arsenio tengah duduk di kursi yang tersedia di balkon kamarnya. Lelaki bermata biru dengan surai hitam itu menuang segelas anggur, lalu menikmatinya. “Apa yang ingin kau bicarakan?” Arsenio melirik Martell acuh tak acuh.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as tukan
Read
+Library
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Rangga tertegun memandangi Gondo dengan takjub "Jadi Kangmas sendiri yang membuat tuaknya?" "Ya, jangan dikira tuak hanya melulu untuk minuman. Ada beberapa bahan obat yang hanya bisa dilarutkan dengan tuak." Gondo tersenyum melihat Rangga yang masih bengong "Rangga, kamu masih harus belajar banyak." ***** Sorenya sehabis mandi, di dekat sumur tiba-tiba Hasta dan komplotannya mencegat “Hei, anak baru, kamu punya uang nggak? Kami butuh uang buat beli tuak dan judi!"
105.5K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as tukan
Read
+Library
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

Karena itulah udara di Shenzhen terbilang bersih. Sambil bersepeda, Tuoli mulai mengumbar keluh kesahnya. Dengan raut wajah riang gembira, dia mulai mengomel. “Apa kalian sudah menginstal aplikasi Tektok? Aplikasi yang banyak mengandung konten tidak pantas itu, yang banyak joget haram.” Hanz dan Hyun Ki menggeleng sambil terus mengayuh.
9.938.8K viewsCompletedAdded to Library 892 Times as tukan
Read
+Library
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tatapan pada ayahnya bukan kebencian, melainkan luka lama yang belum sembuh. “Bagus sekali pemilihan ornamen dan kayunya. Warna coklatnya memberi kesan natural dan mewah. Serat-serat yang timbul juga mempercantik esteTina,” komentar Jifanya, membangun percakapan dengan sopan. Pak Mustofa mengangguk. “Itu semua pilihan Shania.” Mendengar nama itu, rahang Bayu mengeras. Sorot matanya menusuk, seolah ingin nama itu dikubur selamanya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as tukan
Read
+Library
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.2K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as tukan
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Wanita seumuran ibu Pia muncul. Pia ingat wanita itu. Pia pernah melihatnya di televisi. “Itu keluarga tuan muda. Kalau yang itu, namanya Tuan Degan. Itu Nyonya Suri. Dan yang muda itu…” “Istrinya?” “Bukan. Adiknya. Namanya Nona Diva,” bisik Rudi seraya menunjuk dan menjelaskan siapa-siapa saja orang yang bergabung duduk di meja makan itu satu-persatu.
761 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as tukan
Read
+Library
Putri Buangan Jadi Kesayangan

Putri Buangan Jadi Kesayangan

"Tuan, bisa aku masuk dan berbicara sebentar?" "A-apa..." Tesa langsung melewatinya. Ia berputar dan menyampaikan niatnya. Sayangnya setelah hampir setengah jam berbicara. Ia tidak mendapat hasil apapun. "Kami tidak lagi menjual Aconite, itu racun yang ilegal sekarang. Tapi kau bisa mendapatkannya di gedung Sea." "Gedung Sea?"
104.5K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as tukan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status