Menikahi CEO, Penyesalanku
Akhirnya, dia tiba di pasar dan deli Kota Insatina lokal yang aku biasa kunjungi tiga kali seminggu.
Dengan jas bermerek Tammnia buatan khususnya, dia terlihat sangat tidak cocok di antara sosis yang tergantung dan toples oli.
Dia mengangkat foto aku, menanyai staf satu per satu.
“Maaf, apakah kalian melihat wanita ini? Dia istri aku ….”
Tasman yang tua, si tukang daging, segera mengenali foto itu. Dia juga mengenali Arif, gimanapun, aku telah bertahun-tahun bercerita tentangnya saat menunggu pesanan.