Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

TAMAT ---------------------------------- o0o ---------------------------------- BEDA ALAM Written by David Khanz ---------- o0o ---------- Sial! Maaf, jika awal cerita ini kumulai dengan kata tersebut. Itu rutuk terhalus yang ingin diucap, usai menahannya dari beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak, di tengah perjalanan malam ini, harus terhambat dengan masalah tak diharapkan. Perkara klasik. Ban kendaraan bocor setelah menginjak kerikil tajam. Dalam kondisi melaju cepat, karena ingin segera tiba di rumah, sempat beroleng-oleng berapa saat hingga akhirnya terjerembap di pinggiran jalan.
8.512.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua

Terjerat Obsesi Gila Duda Anak Dua

"Oh, ya. Tita baru bikin I*, loh. Udah Follow Tante juga. Nanti Follback, ya? Nama akunnya. Thieta_C4tiek_imoet_luchupakebingit." What the ... jaman apa sekarang? Masih ada aja akun sepanjang jalan kenangan kayak gitu. Ya ampun, siapa yang membuatnya, sih? "Tita umur berapa, sih? Kayaknya belum enam tahun, deh. Kok udah bisa nulis serapi itu, ya?" tanya itu menghampiri, saat aku memasukan kertas itu kedalam tas. Pelakunya tentu saja adalah Lika, siapa lagi yang biasa kepo di sini?
9.879.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai tulisan kunai minato
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bella,kwmu isengnya keterlaluan....sampai berantem segala..... Nurhayati....hati hati kalau janji sama anak kecil....harus ditepati Waaah...Devia bakalan jenguk pak Aksa,nih.... Teman teman paparazzi....ada berita hangat headline nih.........
Indri saputra
ceritanya bagus bgt, dan gak nyangka dikira bakalan jadi sama si papa tau²nya ada pemain dari novel sebelumnya......... kenapa pemainnya saling bersangkutan yaa mih? jadi membingungkan....hehehee semangat terus untuk novel² selanjutnya yaa mih ......
Baca Semua Ulasan
Wanita yang Kunodai

Wanita yang Kunodai

sungutnya. Aku menelan ludah mendengar kalimat demi kalimat yang keluar dari mulut mungil wanita itu. Dia terlihat sangat membenci pria bre*gsek yang sudah menggagahinya beberapa bulan yang lalu. ‘Aku Intan. Aku laki-laki itu.’ Tentu saja kata itu hanya aku ucap dalam hati. Sepanjang perjalanan menuju pulang, tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut kami. Hanya suara deru mesin mobil yang terdengar, sebab kami saling diam dalam pikiran masing-masing.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Teror Mantan

Teror Mantan

'' monolog Laura. Merasa kurang yakin, Laura kembali melihat ke luar jendela dan benar saja di atas ayunan tersebut terdapat tulisan inisial B dan A. Flasback ''wow bagus banget Bi,'' ucap Laura penuh kagum ketika melihat hamparan bunga yang sangat indah dan berwarna-warnni. ''Ini semua kamu yang tanam?'' tanya Laura sambil berlari ke arah bunga-bunga tersebu.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Surya "Kamu kenapa Rel?" Aku bingung melihat Aurel berlinang air mata membukakan pintu untukku. Dia bilang sakit kepala dan minta dibelikan obat pereda nyeri, makanya dengan cepat segera ke rumahnya setelah pulang kerja, tapi kenapa disambut dengan air mata? Apa sakit kepalanya separah ini? Setahuku dia memang suka vertigo.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Mana mungkin dia tahu? "Baca." Zayyan memperlihatkan tulisan di bagian bawah hiasan bunga, isyarat supaya Kina membacanya. 'Amore Mio, Kina Anggita.' batin Kina, menyipitkan mata karena berusaha membaca tulisan kecil di sana. Kina mengerutkan kening, menggaruk pelipis karena tak paham dengan tulisan tersebut. Ada namanya di sana. Namun, Amore Mio?
1087.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tulisan kunai minato
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe. Mohon maaf untuk bab 15, dan tolong jangan dibaca dulu. Bab tersebut bukan bab dari cerita ini, CaCi salah up. Sekarang sedang proses revisi, tetapi karena besok hari Minggu dan editor libur mungkin hari Senin baru revisinya direview oleh editor. Mhn Maaf sekali lagi, MyRe. 人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•
ryutaa
12-8-25 23:40 done kelar baca novel ini hehehe cerita disini jg ada spilannya nindi n cacan makasih ya kak,ceritanya seru semua... cuma agak gmna gitu giliran mendekati ceritanya zana-ebrahim typo nya banyak bngt hiks T.T tp ku suka kok wlwpun kadang kesel pas Nemu typonya ahaha. maapken ya caci
Baca Semua Ulasan
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Pesan itu lahir sebagai satu kesatuan yang memenjarakanruang gerakku, membungkus pikiran liarku, dan memaksaku membacanya secara tulus. Tulisan Tobi yang bermakna ia adalah segala bentuk masa lalu terunyam, penuh misteri, dan terbaik untuk diakui. Ia dan tulisannya menggetarkan sanubari. Aku seakan mengeja di dalam hati, tulisan yang hanya tiga kata itu. Tiga kata penuh drama, penuh jawaban, penuh alasan, dan penuh rasa sayang dari jarak puluhan kikamumeter. Tertulis: “Aku adalah Cunnul.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Booking Terakhir

Booking Terakhir

Raka, Dito, Mira dan Lena. Lalu pada halaman terakhir, tulisan tampak berubah karena tidak lagi seperti tulisan seorang anak kecil, melainkan tulisan dari seseorang yang lebih dewasa karena lebih rapi dan jelas seolah ditulis bertahun tahun kemudian. Dan hanya ada satu kalimat yang tertulis disana : JANGAN DATANG KE APARTEMEN ITU Mereka semua perlahan kembali menoleh ke arah gedung yang lampunya menyala.
10411 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Menikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Menikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Menatap manusia dari benua satu ke benua lainnya. Aku sudah membaca kalimat ini lebih dari tiga kali, dan masih penasaran kira-kira siapa yang menulisnya. Tulisan ini ada di selembar kertas yang sudah menguning, terselip di halaman tengah buku favorit Naqib 'Laila Majnun'. "Kau sepertinya senang sekali menyentuh barang-barangku!" Aku menolehkan kepala, kertas yang ada di tanganku langsung terjatuh saking terkejutnya aku.
779 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Liliana diam-diam menatap wajah Elisa yang tersenyum di batu nisan dan dengan lembut membersihkan debu di atasnya. Dia tersenyum melihat foto Elisa dan berbalik untuk pergi. Angin sepoi-sepoi bertiup, seekor burung kecil terbang ke depan batu nisan dan mengepakkan sayapnya dengan lembut. Burung itu mengambil kacang-kacangan di kue itu...
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai tulisan kunai minato
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status