Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

"Delapan ekor kuda Raja Mu tak kenal lelah berpacu, berkelana ke negeri seberang untuk mencari matahari dan bulan yang abadi." "Puisi ini berasal dari mana?" "Puisi ini terasa agak asing. Mungkin tentang lukisan Delapan Tunggangan." Setelah keenam orang menyelesaikan satu putaran, staf mencoret enam nomor pertama. Christopher melihat angka-angka yang tersisa tanpa banyak berpikir dan melafalkan, "Sebuah tugu peringatan yang diserahkan ke langit, setinggi sembilan lapis; saat senja, dibuang ke Chaozhou, delapan ribu mil jauhnya."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

tanya Patih dua Dimas Bagus Penggalih yang sudah mengambil sikap kuda-kuda. "Bagi siapapun yang menang, akan berhak memiliki kuda Jalu, kuda hitam kesayanganku," seru sebuah suara dari serambi puri istana. Semua sontak menoleh ke sana. Sebuah suara yang sebelumnya sangat dikenal oleh selurih rakyat Sanggabumi, terutama warga istananya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Bertahan hidup di zaman majapahit

Bertahan hidup di zaman majapahit

Jika tebakanku benar, itu mungkin pondok milik DamarWulan. Benar saja, saat aku mendekat, aku melihat Damar Wulan yang keluar dari pondok itu, kemudian memberi makan kuda-kuda yang ada di kandang. "Ini kuda milikku, dan ini milik Seto, yang ini milik ibu, dan yang ada di ujung itu milikmu!" ujar Kumitir menjelaskan satu persatu. Aku berjalan mendekat ke arah kuda yang katanya milikku. Tampak kuda itu berwarna coklat terang dengan surai yang berwarna kemerahan. Kuda mulikku tampak lebih kecil dibanding yang lainnya.
880 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Kau Pilih

Wanita Yang Kau Pilih

“Sudah ayo cepetan makannya, aku mau pulang ini, mau kamu aku tinggal.” “Jangan dong nati aku di culik orang.” “Siapa juga orang yang mau culik kam yang suka makan ceker setan.” “Siapa lagi, ya pangeran berkuda besilah.” “Kok kuda besi?” “Memang sekarang masih ada orang yang naik kuda kemana-mana, kamu sih enak sudah dapat satu.”
9.333.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 764 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Hingga ia tak sadar sudah tersenyum tipis. Lila kemudian menaruh tangan Kai. “Ini nanti sembuh kalau dikasih minyak tawon,” ucap Lila enteng. “Apa itu, Mbak?” “Kamu gak tahu?” tanya Lila heran. Kai menggeleng. “Apa sih itu, Mbak? Tawon itu lebah bukan? Minyak dari sari lebah?” Lila tertawa geli. “Ya gitu, Kai. Eh, Kai kamu punya hutang cerita sama Mbak,” todong Lila.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Karyanya kali ini adalah aksara berjalan dengan judul "Kuda Putih Membawa Kitab" Seseorang berkata, "Karya asli Kuda Putih Membawa Kitab sudah hilang dan catatan di bagian belakangnya kini disimpan di museum. Aku pernah berkesempatan mempelajarinya dengan detail di sana." "Tulisan Pak Haidar ini hampir identik dengan catatan yang ditulis oleh master kaligrafi zaman kuno. Benar-benar karya klasik."
10273.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Istri Sederhana Sang Duda

Istri Sederhana Sang Duda

Kenapa kamu tidak menunggu, Mas] pesan itu Alisa baca ketika ia berada di tengah jalan. [Aku tidak pergi, Mas. Aku tadi masih keruangan dokter, ya ... awalnya aku ingin pergi, tapi ....Baiklah, aku ada di taman dekat rumah sakit, aku tunggu mas disini] balas Alisa, pesan itu langsung centang dua biru, menunjukkan jika Darma langsung membaca pesan itu, terlihat Darma mengetik hingga terpapang tulisan ('Tunggu mas, mas akan segera sampai' )pesan itu membuat Alisa gamang, ia gugup tentang hal yang akan ia katakan nanti pada Darma.
101.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Sebuah lagu, yang berisi harapan dan doa agar senantiasa sehat dan selamat. Lagu ini berjudul Dandanggula. Sebuah tembang yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga yang berisi doa-doa. Lagu ini biasanya dijadikan lagu pengantar tidur di masa lalu.
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 948 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Rasi memeluk Laksmi, Dia terlihat begitu ketakutan. "Ada apa di luar, apa terjadi sesuatu?" tanyanya. "Tidak ada apa-apa, hanya semua kuda menghilang. Entah siapa pelakunya," jawab Laksmi. "Itu suara apa?" tanya Rasi. Mereka berlari keluar, lalu melihat semua kuda-kuda itu telah kembali. Dengan tulisan, pahlawan tanpa nama dengan menyeret prajurit Raja Rana.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Bertahan Hidup di Dunia Komik

Bertahan Hidup di Dunia Komik

Cester mendekati salah satu kuda, dengan teganya ia menancapkan sebuah pisau ke pinggang kuda itu. “NGGIIIIIKKKK!” “Su-suara apa itu?” tanya Ayesha. Ayesha yang sedang mencari belati, di buat kaget dengan suara ringkikan kuda, dan kereta kuda yang tiba-tiba saja bergerak dengan kencang menuju ke arah jembatan. Derasnya Air membuat kereta kuda terseret dan oleng beberapa kali. Kuda yang terluka mengamuk dan terus berlari menyeret kereta kuda dan seekor kuda lainnya yang di ikat bersebelahan dengannya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status