Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pewaris Naga Majapahit

Pewaris Naga Majapahit

Ketika Jaka Kelud sudah jauh dari warung makan dan sampai di sebuah lembah yang ada di sisi selatan kota, tiba-tiba saja terdengar suara derap kaki kuda yang berlari kencang mendekat ke arahnya. Jaka kelud segera menoleh ke arah sumber suara, ternyata ada puluhan kuda yang sedang berlari ke arahnya, sementara di belakangnya juga ada puluhan orang lagi yang berlari ke arahnya sambil membawa senjata di tangan mereka. “Siapa mereka? Sepertinya mereka sedang menuju ke arahku?” gumam Jaka Kelud yang segera bersiap menghadapi segala kemungkinan.
9.772.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tulisan suara kuda
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Ceritanya oke thor! Izin promosi novel berjudul "PENDEKAR KAISAR RASKAR" dan "DERITA WAJAH JELEK". Keduanya sudah lebih daripada 50 bab (Updatenya lumayan cepat). Genrenya campuran dengan Romansa, Action, Fantasi Timur, Drama, dan Komedi. Dijamin pasti suka :)
MN Rohmadi
Author Mengucapkan Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin. jika ada kata-kata dan alur cerita yang kurang berkenan di hati pembaca setia. Author akan berusaha menampilkan cerita-cerita yang menghibur dan enak dibaca. Terimakasih untuk semua pembaca setia karya-karya Author.
Baca Semua Ulasan
Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

"Buat apa juga bawa pulang kuda? Binatang seperti ini banyak di savana." Kuda itu berbulu hitam mengkilap, tampak gagah dan elegan, biasa digunakan pasukan kavaleri. "Kakek merampas kuda prajurit istana?" buru Larasati. "Bukankah perampokan terlarang di mayapada?"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Tatapan Mahesa tajam, menusuk seperti mata pisau yang baru diasah. “Maksud lu apa sih?” suaranya datar, tapi jelas memendam bara. Lukas hanya menyeringai, sinis sekaligus santai, seperti seekor rubah yang tahu kapan harus bermain dan kapan menggigit. “Gue udah pelihara banyak kuda, bro. Dan yang gue pelajari, kuda liar itu... jarang banget balik ke padang rumput yang sama.”
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Sudah lama ia tidak menghadapi tantangan sebesar ini. Sukma Harum memutuskan untuk tidak menunggangi rajawali sakti dalam petualangannya kali ini. Sebisa mungkin ia hanya menggunakan pertolongan sahabat barunya untuk hal yang benar-benar genting saja. Jadi ia menggunakan salah satu kuda tunggangan milik keluarganya. Larinya tidak terlalu kencang tetapi punya kekuatan dan daya tubuh yang besar. Ia membutuhkan kuda seperti ini pada perjalanan yang panjang. Juga kuda ini sangat pinter, jika ssuatu terjadi, ia akan dapat menemukan jalan pulang ke rumah. Seluruh kuda peliharaan keluarga Gandakusuma memang sudah dilatih untuk kemampuan seperti ini.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Cadudasa semakin tak mengerti dengan sikap Bayu yang tak mau menaiki kuda. Baginya kuda adalah sahabat manusia, anak ingusan saja sudah mampu menaiki kuda. “Apa hewan ini begitu menakutkan bagimu?” Cadudasa mengelus-elus kuda cokelat itu, kuda itu menyambutnya dengan ringkikan manja. “Tidak sama sekali, Gusti. Saya hanya...... hanya merasa nyaman jika berjalan kaki. Mungkin saya perlu olahraga..” Bayu berkilah
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai tulisan suara kuda
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Rizki Ansyari
Dunia dibalik kabut adalah refleksi dunia awam sesungguhnya, dimana semua ego, intrik, pengkhianatan akan selalu ada. Penulis mempu membukus kisah ini dengan begitu rapi tapi juga memainkan emosi pembaca. Kereeenn
Baca Semua Ulasan
Pendekar Golok Naga

Pendekar Golok Naga

Suara ringkik kuda terdengar ramai, ditingkahi bentakan-bentakan untuk menenangkan hewan-hewan tersebut. Begitu kudanya berhenti, lelaki yang memberi isyarat tadi langsung melompat turun. Bertepatan dengan saat sepasang kakinya menjejak tanah, terdengar suaranya yang menggelegar keluarkan ucapan membentak. "Panggil keluar si Sarwa Kusuma kemari, cepat!"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Kerudung yang lebar mirip bendera yang berkobar akibat tertiup angin sama sekali tak menghalangi ambisinya untuk bisa menaklukan seekor binatang liar berkaki empat yang sudah dijinakkan beribu-ribu tahun lamanya. “Om, lihatlah, sekarang aku bisa ‘kan menunggangi Baron? Tanpa bantuan coach lo!” Salwa menarik tali kekang kuda dan merapatkan ke dua kakinya pada badan seekor kuda sumbawa bernama Baron, mengajak kuda berwarna hitam itu berjalan mengelilingi padang rumput yang hijau membentang.
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Suara Aneh dari Kamar Mas Duda

Suara Aneh dari Kamar Mas Duda

Ia membalikkan badannya membelakangi Tari, lalu berpura-pura sibuk merapikan jajaran gantungan kunci tas di atas meja kasir dengan gerakan menyentak, meluapkan rasa malunya yang sudah menembus batas maksimal. "Iya, iya, sorry, Nay. Janji deh gak bakal teriak lagi," bujuk Tari, menyenggol pelan lengan Nayra dengan sikunya. "Kan aku cuma mau memastikan saja. Aku kira tadi leher kamu kenapa-kenapa. Lagian, aku kan harus tahu itu di leher beneran bekas cupang hasil karya Mas Duda, apa cuma bekas kerokan gara-gara kamu masuk angin di gunung, hahaha!"
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Tulang wangi

Tulang wangi

gua bilang tulus. Dia ketawa pelan, masih nyenterin sekitar. Sinar senternya mantul di dedaunan basah dan batang pohon yang gelap. Gua nanya lagi, “Emang amang gak takut, sendirian keliling begini?” Dia langsung nyeletuk, spontan tapi ngena, “Waaahhh… sieun naon, Jang! Leuwih sieun dapur teu ngebul tibatan kapanggih jurig!”
515 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

warna lukisan yang di dominasi warna merah itu seperti darah. Saat Arkan semakin lama semakin mendekati lukisan tersebut, tiba-tiba dia merasakan bulu kuduknya mulai berdiri dan saat itulah dia merasakan ada sesuatu yang sedang menatap dirinya, hingga tak lama kemudian dia mendengat suara aneh. "Tolong aku, Mas!" Deg
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai tulisan suara kuda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status