Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BATAVARA (Lahirnya Sang Penyelamat)

BATAVARA (Lahirnya Sang Penyelamat)

panggil salah satu warga Raksa memenggil sang Khalif “hey ada apa?” “itu pak, pasukan tentara Batavara datang, beliau meminta bapak untuk menyiapkan 15 orang Wanita” “hah? Untuk apa?” “Saya juga tidak tau pak” “sekarang ada dimana para tentara tersebut?” “mereka menuju ke balai pak” “ayo kita kesana”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

Mereka sering bermain bersama di lapangan di dekat mansion kedua orangtua mereka. Saat lulus SMA, nene Miko yang di Italy meminta Miko untuk menemaninya disana. Karna begitu menyayangi ibu dari ayahnya itu. Akhirnya Miko mengikuti keinginannya. Lelaki itu juga akhirnya berkuliah di culinary of art disana. Tadinya Miko sudah bekerja menjadi chef di resto terkenal disana. Namun, karna mendengar ibunya sakit keras dan ingin jika lelaki itu menemuinya di Indonesia, akhirnya Miko pulang ke Indonesia lagi. Lelaki itu juga sangat senang bisa kembali ke Indonesia karna begitu merindukan ibu dan ayahnya yang sudah lama ia tinggalkan di Indonesia.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
Menunggu Masa Idah

Menunggu Masa Idah

Bab 10 Sepi. Bosan. Dua hal itu terasa sangat menyebalkan bagi Ibram. Ia yang biasanya selalu sibuk di kantor, kini harus berdiam diri di rumah sepanjang hari. Belum lagi Laila yang terasa lama sekali di luar rumah. Padahal, perempuan itu sudah berangkat dari pagi, sementara ini sudah hampir memasuki waktu Ashar. Rasanya tidak mungkin jika memeriksakan kandungan hingga selama ini. Atau mungkin perempuan itu pergi ke suatu tempat terlebih dulu?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

tanya Cempaka. Ia menyandarkan tubuhnya pada pinggiran meja kayu jati, menahan rasa lelah yang mulai merambat ke tulang belakangnya. Sriah menelan ludah dengan susah payah. Ia meremas ujung celemeknya, matanya berkaca-kaca karena tekanan rahasia yang ia simpan. "Ini mengenai surat yang Anda kirimkan sebelum keberangkatan Anda ke Batavia waktu itu, Mevrouw. Rumah dalam keadaan aman, tapi...." Sriah menggantungkan kalimatnya, suaranya tercekat.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

bisik Jaka membuat mata wanita itu terpejam. "Asalkan kau mau menjadi rajaku... Aku akan menunggu mu selama mungkin. Aku akan setia sampai akhir... Bisa sesaat menjadi milik orang yang aku cinta, itu sudah sangat berharga dalam hidupku..." lirih Rara Ayu membuat Jaka tak kuasa menahan diri lagi.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

kata Kyai Rangga sambil memandangi pasukannya yang masih sibuk. “Aku akan menunggu,” kata Badra datar. “Apa maksudmu?” tanya Kyai Rangga heran mendengar ucapan Badra. “Jika boleh aku akan ikut kalian, ke Batavia, mungkin bantuanku diperlukan,” jawab Badra. Kyai Rangga terperangah, dia tidak menyangka Badra akan menawarkan diri untuk ikut serta ke Batavia. “Ya, ya..tentu saja, kamu boleh ikut, kami akan senang sekali. Tetapi masalahnya, kuda kami terbatas, kami tidak punya kuda cadangan,” kata Kyai Rangga.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
Bercerailah, Nyonya! Tuan Sudah Menunggu

Bercerailah, Nyonya! Tuan Sudah Menunggu

Tetapi enggan untuk mengatakannya secara langsung. Arjuna di sana mengangguk. "Benar, kamu baik-baik saja?" Naura menatap bouquet bunga mawar-nya lagi. "Tentu saja, aku tidak akan keberatan. Aku akan menunggumu." "Jika ada kesempatan sehari atau dua hari aku akan segera kembali ke Indonesia untuk sekedar bertemu denganmu. Maafkan aku," balas Arjuna, nada bicaranya memancarkan kecemasan.
10138.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tunggu aku di batavia
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Ceritanya oke thor! Izin promosi novel berjudul "PENDEKAR KAISAR RASKAR" dan "DERITA WAJAH JELEK". Keduanya sudah lebih daripada 50 bab (Updatenya lumayan cepat). Genrenya campuran dengan Romansa, Action, Fantasi Timur, Drama, dan Komedi. Dijamin pasti suka :)
nanadvelyns
Halo, teman-teman semuaa♡. Nanad sudah publish buku baru, loh>.<. Judulnya 'Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!'. Buruan kepoin akun GoodNovel Nanad sekarang!◝(⑅•ᴗ•⑅)◜..°♡ Instagram: @nadhirazahrak Facebook: @Nadhira Zahra Khairunisa (Nanad Velyns) Tiktok: @nanad.velyns
Baca Semua Ulasan
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

“Maaf, saya tidak tertarik pada Anda dan saya juga tidak ingin mendua. Sebaiknya Anda pergi sekarang.” “Aku tungguin kamu sampai duda!” sentak Sharena penuh tekad, Saka kehabisan kata-kata, dia menatap Sharena jengah lalu memejam berat. Ada apa dengan hidupnya?
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Ia melangkah ke tengah dermaga, di mana sekelompok pria berdiri menunggu, wajah mereka tertutup oleh bayangan dan topeng yang menyembunyikan identitas. “Kita semua tahu mengapa kita di sini,” suara Sekar terdengar jelas, meski lembut, memotong keheningan malam. “Batavia sedang sakit. Kota ini dikuasai oleh mereka yang hanya peduli pada keuntungan, mengorbankan rakyat demi kekuasaan. Sudah saatnya kita mengambil alih kendali.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Hinagi merasa seharusnya dia tak terlalu rakus kala menikmati mochi pemberian gurunya. “Sekarang, mari kita cari kendaraan menuju teluk Osaka,” Shitaro tampak tak terlalu menghiraukan kecerobohan Hina, “dari teluk Osaka, kita akan naik kapal yang membawa kita ke arah selatan, yaitu Batavia,” “Ta…pi, naik kapal apa, guru?” Yuji mencoba memastikan. “Di sana pasti banyak kapal. Dari mana kita tahu kapal yang mana yang akan membawa kita ke Batavia?”
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai tunggu aku di batavia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status