TWELVE
Tapi, bagaimana cara menganti kameranya?
Ponselku berdering kembali.
Nomor itu lagi. Dari pada aku bingung mencari jawaban untuk laki - laki itu, lebih baik aku tidur. Kuletakan ponsel yang terus berdering ke atas nakas. Menutup telingaku dengan bantal, kemudian memejamkan mata. Namun, laki-laki itu tidak menyerah masih meneleponku. Dengan kesal aku beranjak dari tidur. Menekan huruf demi huruf, lalu mengirimkan pesan pada pemilik kamera bahwa aku akan bertangggung jawab dan bicarakan soal itu besok. Menyimpan ponsel di atas nangkas. Kembali membaringkan tubuh dan memejamkan mata. Soal menganti kamera itu urusan besok, setidaknya aku punya kekuatan untuk berfikir. Dan untuk malam ini, yang a
Bab Populer