Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Disangka Masih Hilang Ingatan

Disangka Masih Hilang Ingatan

Terus merekam dan otomatis tersimpan. Untungnya Mas Andri tak curiga ketika aku mengambil beberapa lembar uang untuk membeli alat ini. Dia bukan tipikal pria yang rapi. Dan pas kuambil uang, kamera CCTV dimatikan terlebih dahulu. Aku masih tahu caranya.
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu dengan Manisnya Madu

Kubalas Madu dengan Manisnya Madu

Ada seorang laki-laki seperti seorang teknisi kemudian. Dep! Langsung saja tak ada gambar lagi di layar televisi. Sepertinya Ratini sudah tahu kalau rumah itu ada CCTV dan mematikannya. "Ah! Harus bagaimana ini? CCTV sudah di matikan itu artinya aku tak dapat lagi memantau pergerakan Ratini di rumah itu!" Bagaimana aku memenuhi janjiku pada Umi Sepuh kalau seperti ini! ~~~ "Assalamualaikum... "
10145.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Ia memukul tabung air dibelakang Zayyan. “Mas, tenanglah. Oiya di apartemen Mas ada CCTV?” Lelaki disebelahku ini berdiri berkacak pinggang. Ia menarik napas kesal. “Sebenarnya ada, gratis dari apartement waktu itu. Tapi sempat Mas matikan dan arahkan ke luar jendela. Jadi bukan ke dalam ruangan. Nanti Mas lihat.”
9.379.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Barulah Teo merasa sangat puas dengan penampilannya karena tampak meyakinkan. “Ekhem, aku rasa ini sudah cukup,” gumam Teo sebari membuka pintu kamarnya dengan percaya diri. Beberapa kamera cctv di luar kamar susah ditandainya letak dan posisinya. Teo hanya perlu sedikit menunduk dan memiringkan wajahnya ke area titik tertentu agar kamera tidak melihat wajahnya dengan jelas dan mengira sebagai pria pramusaji tadi.
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
Anak Haram yang Dibenci Ayahku

Anak Haram yang Dibenci Ayahku

“Gue udah tahu ini bukan prosedur biasa.” Isaac berhenti di samping meja. Tatapannya langsung tertuju ke kamera pengawas di sudut ruangan. Ia tidak berkata apa-apa selama beberapa detik, seolah menghitung sesuatu dalam kepalanya. “Matikan itu.” Nada suaranya datar, tapi penuh tekanan. Petugas yang berjaga di luar sempat ragu. Namun, pria yang tadi menginterogasi Monica muncul kembali dan memberi isyarat singkat. Lampu kecil di kamera padam.
10800 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

suara Kailan terdengar. Lampu di ruangan itu berkedip sekali, lalu kamera CCTV di sudut ruangan berhenti bergerak, lampu indikator merahnya mati. Interkom berdenging pelan lalu sunyi. Elang mengubah posisi duduknya. Bahunya yang tegap menjadi lebih santai. Tatapan matanya yang angkuh berubah menjadi hangat dan teduh. Elang merogoh saku jasnya. Dia tidak mengeluarkan senjata.
10894 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
Ambil Aku Sekarang, Tuan Besar Alpha

Ambil Aku Sekarang, Tuan Besar Alpha

Semuanya karena tikus licik itu. “Apa yang sedang kau sembunyikan dariku?” Aku men-scroll ke kamera di kamarnya dan langsung terkejut melihat tampilan layar hitam. “Mengapa gelap? Apakah kameranya rusak?” tanyaku, memeriksa sistem. Lampu kamera masih menyala merah. Itu berarti kamera masih aktif. Jadi, apa yang menutupi lensanya?
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Tiba-tiba ia terhenti. Sebuah benda kecil tertangkap pandangannya—sebuah alat perekam mungil, nyaris tersembunyi di sudut ruangan. Dokter Agung membelalakkan mata, wajahnya pucat seketika. Dengan gerakan sigap, Cipta menutup lensa kamera kecil itu menggunakan map yang ada di atas meja, lalu meraih mikrofon tersembunyi di bawah meja dan menonaktifkannya. Suara klik kecil terdengar—cukup pelan, tapi cukup membuat jantung Dokter Agung berdegup tak karuan.
10489.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.2K kali sebagai turn off the camera
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Rahasiaku Diketahui Sang Chef!

Rahasiaku Diketahui Sang Chef!

Lalu menghilang sebelum kamera belakang sempat menangkap wajahnya. Nathan menghentikan rekaman. Ia memperbesar gambar hingga kualitasnya mulai pecah. Tetap tidak ada hasil. "Chef?" Suara Leo terdengar dari pintu. Nathan mematikan monitor. "Kamu cepat." Leo mengangkat kantong kardus yang dibawanya. "Kamera baru." Nathan mengangguk. "Pasang di pintu samping." "Boleh aku tanya sesuatu?"
219 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

Nara dengan cepat mematikan tombol off yang ada pada pesawat televisi. "Kenapa malah dimatikan?" Wajah Jaden marah.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai turn off the camera
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status