Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Tiba-tiba ia terhenti. Sebuah benda kecil tertangkap pandangannya—sebuah alat perekam mungil, nyaris tersembunyi di sudut ruangan. Dokter Agung membelalakkan mata, wajahnya pucat seketika. Dengan gerakan sigap, Cipta menutup lensa kamera kecil itu menggunakan map yang ada di atas meja, lalu meraih mikrofon tersembunyi di bawah meja dan menonaktifkannya. Suara klik kecil terdengar—cukup pelan, tapi cukup membuat jantung Dokter Agung berdegup tak karuan.
10506.3K viewsCompletedAdded to Library 16.7K Times as turn off the camera
Show Reviews (46)
Read
+Library
Zizizaq
Kakak Author ini ceritanya bagus-bagus. Suka semua. BTW aku juga Author, tapi masih keren kamu. Salam kenal, Kak. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe suka ceritanya kakk daraa...... makasi kakkk
Read All Reviews
Rahasiaku Diketahui Sang Chef!

Rahasiaku Diketahui Sang Chef!

Lalu menghilang sebelum kamera belakang sempat menangkap wajahnya. Nathan menghentikan rekaman. Ia memperbesar gambar hingga kualitasnya mulai pecah. Tetap tidak ada hasil. "Chef?" Suara Leo terdengar dari pintu. Nathan mematikan monitor. "Kamu cepat." Leo mengangkat kantong kardus yang dibawanya. "Kamera baru." Nathan mengangguk. "Pasang di pintu samping." "Boleh aku tanya sesuatu?"
305 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as turn off the camera
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Setelah jeda sejenak, Roni berbisik, "Nyalakan kameranya." Juru kamera yang bingung mengangguk dan menyalakan kamera, tidak yakin dengan maksud Roni. Dengan mengendalikan tangan juru kamera, Roni mengarahkan kamera, memindai Juwita, Ardhana, dan yang lainnya. Dalam waktu kurang dari sepuluh detik, kamera bergerak dengan sapuan santai, menghindari titik fokus. "Baiklah, matikan." Wajah Roni kehilangan sebagian kesuramannya. "Simpan rekaman ini, tidak perlu diceritakan kepada orang lain."
3.2K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as turn off the camera
Read
+Library
Investor Asing

Investor Asing

Pada proses yang sedang ia jalani. Begitu pula saat menyusun laporan harian, ia ingin tetap dalam keadaan yang pantas, seolah sedang benar-benar berada di ruang profesional. Namun perasaan diawasi itu belum juga hilang. Kali ini, ia tidak ingin mengambil risiko. Dengan gerakan cepat, ia langsung mematikan kamera. Klik. Layar kembali gelap. ~~~♡♡♡~~~
101.3K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as turn off the camera
Read
+Library
Pejuang LDR

Pejuang LDR

ucap Intan berjalan menuju Andrean. Intan mencari tombol on/off kamera tetapi ia tidak menemukannya. "Kak Andrean, kok gak ada tombol On/Off sih, biasanya posisinya terletak di sebelah kanan," ucap Intan yang masih mencari-cari tombol on/off kamera DSLR. "Coba dicari dengan teliti," ucap Andrean. "Eh, iya kak udah ketemu," sahut Intan seraya menekan tombol on kamera.
9.87.4K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as turn off the camera
Read
+Library
JODOH-JODOH DARI TUHAN

JODOH-JODOH DARI TUHAN

Aku meronta dalam dekapannya. "Mana? Gak live kan?" Davin sampai tidak tahu ada kamera yang aku nyalakan, dasar. "Enggak." "Nanti tinggal diedit." Davin berkata sambil mematikan kamera, lalu kembali menyergap tubuhku.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as turn off the camera
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Tinta itu meledak, menghancurkan simulasi kebohongan The Editor. Kamera sebagai Senjata Logika The Editor kemudian mencoba menghapus "cahaya" Arka. Mereka menciptakan kegelapan total di mana tidak ada satu pun objek yang bisa dipotret. Tanpa objek, seorang fotografer kehilangan maknanya. Arka tersenyum. Ia tidak mencoba mencari cahaya dari luar. Ia membuka penutup belakang kameranya, membiarkan memori-memori yang tersimpan di dalam dirinya terpancar keluar.
965 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as turn off the camera
Read
+Library
Exit

Exit

ucap April tenang, menatap seakan menembus mataku. “Emang nggak bisa kamu ceritain sekarang, ya?” tanyaku yang terlalu gregetan, tidak sabar, kelewat kesal. “Lebih seru kalau kamu nonton film sendiri dari pada lewat cerita orang, kan? Lebih kerasa saja gitu.” April benar-benar memang. Membrutalkan massa, membuat lawan bicaranya bertanya-tanya tapi ia tidak ingin menyuarakan apa-apa. Eh, tapi yang dibilang April ada benarnya juga. Lebih enak menonton film sendiri secara langsung dari pada mendapat spoiler dari mulut orang. Bisa-bisa merusak feel yang ada di dalam film itu sendiri.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as turn off the camera
Read
+Library
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

Dengan satu klik, lampu ruangan menyala terang. Tanpa banyak bicara, Kai mematikan tiga kamera pengintai di sudut ruangan. Ia mencabut memori dari masing-masing kamera, memasukkannya ke dalam sakunya, lalu menatap Keitlyn yang tengah menangis tersedu-sedu di sudut ruangan. Senyum tipis terukir di wajahnya. "Ah, gadis kecil yang malang... Kamu menangis sangat menyedihkan. Kakak akan memanggil polisi untukmu," ucapnya lembut.
9.8K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as turn off the camera
Read
+Library
PACAR ABANGKU SAKIT JIWA

PACAR ABANGKU SAKIT JIWA

Tak sabar rasanya menunggu benda itu bekerja. Tap. Wajah Erik muncul di layarnya. Sambil menyeringai dia mengacungkan jempol kanannya ke bawah. Lalu, blep. Rekaman itu mati. Erik merusak kamera CCTV dengan sengaja. Dia menampakkan wajahnya dengan jelas. Dia menantangku.
9.821.7K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as turn off the camera
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status