Menulis Ulang Takdir
suara berat William memotong penjelasan Lyra, namun suaranya cukup keras untuk terdengar oleh para direksi di seberang sana.
"William, aku sedang bicara," bisik Lyra, mencoba tetap profesional di depan kamera.
William tidak peduli. Ia membungkuk, tangannya langsung meraih mouse dan dengan satu klik tegas, ia mematikan kamera serta mikrofon. Layar monitor itu seketika menjadi gelap.
"Tuan-tuan, rapat hari ini selesai. Istriku butuh istirahat," ucap William dingin ke arah layar sebelum koneksi benar-benar terputus.