Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Itu yang ada di dalam pikiran Rima. “Pak Keevan, kita memiliki project pembangunan sebuah perusahaan di wilayah Jakarta Selatan. Desain yang mereka minta harus dua konsep. Bernuansa Italia dan bercampur dengan nuansa Indonesia. Lalu kita juga memiliki project pembangunan perumahan di Kawasan Tangerang dan Karawaci. Mereka meminta desain kotemporer, Pak.” Salah satu manager yang ada di ruang meeting itu berujar memberikan laporan pada Keevan. Keevan tak langsung menjawab. Pria itu mengambil dokumen yang ada di hadapannya, membaca seksama isi dari dokumen itu. “Apa dari kalian memiliki ide dari project ini?” tanyanya dingin dan datar.
1046.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as two way cake implora
Read
+Library
SELINGKUH DENGAN ISTRIKU

SELINGKUH DENGAN ISTRIKU

ucap Bara sambil tersenyum, lalu mengedipkan mata iseng padanya. “Oh... hahaha, oke, oke,” ucap Dona, akhirnya tertawa kecil. Memasuki toko kue, Dona tak bisa menahan senyum kecilnya saat melihat deretan kue lezat yang tersusun rapi di balik etalase kaca. Bara langsung memesan dua kue favorit: Red Velvet Cake dan Dragon Roll. Pelayan toko dengan sigap meletakkan keduanya dalam kotak besar yang terpisah, lalu menyerahkannya kepada Bara.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 543 Times as two way cake implora
Read
+Library
YOU

YOU

Xavier tertawa melihat wajah antusiasnya Aluna, dalam hati ia bersyukur bisa melihat senyum cantik itu secara langsung, tidak melalui video call yang biasa mereka lakukan apabila sedang terpisah lautan. “Scarlet Velvet Cake nya dua, New York Cheese Cake nya satu sama Classic Dark Chocolate Cake nya satu.” Xavier mengulangi pesanan Aluna dan menambahkan beberapa cake lain untuk dirinya juga Dira. “Baik, ada tambahan lain kak? Untuk makanannya mau dine in atau take away” “Kamu mau pesen apa lagi, Ocean?” “Udah cukup, itu aja.” “Cukup kak, itu aja pesanan kita dan dine in ya.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as two way cake implora
Read
+Library
Two Times

Two Times

Bara POV Siang ini sebelum menjemput Lara aku berniat untuk membelikannya makanan. Entah kenapa terbersit di pikiranku untuk membelikannya roti bakar. Walaupun ini masih siang hari, karena umumnya orang-orang membelinya pada saat malam hari. Aku pun teringat bila dia sangat menyukai roti bakar di salah satu kedai roti di daerah ini, aku pun segera melajukan motorku ke kedai itu. Setelah memesan jenis roti bakar kesukaannya, dan membeli minuman untuknya akupun melajukan motorku ke Rumah Sakit.
8.69.0K viewsOngoingAdded to Library 359 Times as two way cake implora
Read
+Library
Perfect Younger Husband

Perfect Younger Husband

Rylan tersenyum. Retta mengangguk. Dia melanjutkan makannya. Menu yang kedua adalah almond orange cake. Aroma jeruk yang menyeruak membuat Retta merasa begitu segar sekali di mulutnya. Selanjutnya ada chocolate cake biskuit. Potongan cake dengan dark cholcolate dengan campuran remahan biskuit, marshmallow serta cacahan berbagai jenis kacang, benar-benar memanjakan lidahnya. Sungguh berpaduan manis, pahit, dan gurih yang pas sekali di lidah. Menu selanjutnya adalah Banoffe cupcake. Cupcake dengan kombisnasi pisang dan kopi membuat lidah semakin tak kuasa menahan godaan untuk memakannya. Kue-kue itu benar-benar enak sekali.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as two way cake implora
Read
+Library
Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Aroma ini, seperti 'flower by kenzo' yang biasa digunakan oleh Zahra. Aku tersenyum ramah kepadanya, lalu berdiri dan mulai menunjukkan padanya beberapa cake yang baru selesai kubuat. Ada red velvet, cheese cake, matcha cake dan tentu saja rasa yang familiar, apalagi kalau bukan rasa coklat. "Mau yang mana? Ini semua baru dibuat hari ini, jadi masih fresh," kataku setelah wanita itu melihat-lihat beberapa saat. "Entahlah, Mbak. Apakah teman saya akan suka atau tidak," katanya terlihat bingung.
1022.4K viewsCompletedAdded to Library 739 Times as two way cake implora
Read
+Library
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

“Jadi, dua hari lagi. Kita dapat pesanan seratus cup cake dan satu roti ulang tahun dengan angka tujuh belas di atasnya.” Belum selesai kalimat Berliana, Angga dan Dhita seketika saling memutar pandangan mereka saling bertatapan. Tersenyum miring penuh arti. Akhirnya, setelah sekian lama menunggu momen itu datang juga. Momen penting yang mereka tunggu-tunggu. “Seperti biasa, saya akan minta dua koki handal kita untuk meng-handle pesanan ini. Dhita dan Vero, kalian siap kan?” tanya Berliana sambil memotong kalimatnya.
9.9107.6K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as two way cake implora
Read
+Library
Pelayan Pemuas Nafsu Sang Sultan

Pelayan Pemuas Nafsu Sang Sultan

Suasana sepi dan temaram, hanya diterangi beberapa obor dinding. Di bawah tatapan mengawasi dari dayang senior, Amira mulai bergerak di depan meja dapur. Dengan sisa tenaganya, jemari terampilnya memilih bahan secara kilat. Ia memutuskan untuk membuat Molten Lava Cake madu—sebuah kue cokelat mini dengan bagian tengah yang meleleh hangat, yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit di dalam oven.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as two way cake implora
Read
+Library
Jerat Hasrat Berondong Kesayangan

Jerat Hasrat Berondong Kesayangan

Ketiganya adalah mahasiswi yang sering mendatangi kafe ini. "Hari ini ada cake rasa apa aja, ya, Kak?" tanya salah satu dari mereka, sambil melihat aneka pastry dan cake warna-warni yang berjejer rapi di etalase kaca. "Red Velvet ada 'kan?" "Ada, Kak. Kami juga ada varian matcha cheese sama strawbery," kata Misya. "Mau yang red Velvet satu, matcha satu, sama ini. Aku mau croissant-nya yang srikaya satu."
101.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as two way cake implora
Read
+Library
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

ucapnya, pelan. "Whole cake atau slice, Kak?" "Whole." Pelayan itu mengangguk sambil mencatat pesanan. "Baik. Mau ada tulisan khusus, mungkin?" tanya pelayan itu, menawarkan. Bastian menggeleng pelan. "Nggak usah." "Baik, Kak. Pilihan kakak tepat banget, karena ini salah satu best seller kita." Bastian mengangguk pelan. "Iya, saya tau."
1074.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as two way cake implora
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status