Istri Tanpa Nafkah (Batin)
“Kalau aku yang jadi lakiknya, mendingan aku ngontrak aja, Ma. Cari uang buat nyambung hidup. Nggak papa mulai dari nol lagi. Toh, kalau masih punya kemampuan untuk bangkit, nggak lumpuh nggak apa, sehat walafiat, buat apa kalau nggak buat berusaha. Jangan kayak nggak punya harga diri gitu, jadi orang. Apalagi dia kan laki-laki.”
“Beda kepala beda isi, Bila.”
"Iya sih."
"Setiap orang kan punya sudut pandangnya sendiri-sendiri. Menurut kamu begini, menurut dia lain lagi."
"Tetep sangat disayangkan sebenernya. Kalau kayak gini, aku kayak udah nggak ngenalin Dewa lagi. Ke mana Dewa yang dulu ya, Ma? Kenapa kenapa orang gampang sekali berubah?"
Bab Populer