Suami Warisan
‘Turut Berduka Cita Atas Matinya Hati Nurani Pak Joko.
‘Selamat Atas Musibah yang baru saja terjadi, Anda pantas mendapatkannya, Pak Joko!’
‘Tidak Pernah Ada Kata Terlambat untuk Meminta Maaf.’
‘Tobatlah karena perilakumu tak ada obatnya.’
‘Selamat Datang, Karma untuk Pak Joko dan Keluarga.’
Agung berseru memanggil bapaknya, “Paaaakkk…! Paaakkk!!”