Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tersesat

Tersesat

Berlari tak tentu arah, terjatuh berkali-kali tapi Satyo terus bangkit lagi dan berlari. Naas dia berpapasan dengan tujuh orang laki-laki bengis, salah satu dari mereka langsung melancarkan tinjunya bertubi-tubi hingga Satyo jatuh pingsan. Beruntung Satyo ditinggalkan begitu saja.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan

Puspa benar-benar pembawa sial bagi mereka, takdir mereka jelas nggak pernah sejalan. Eric memandangnya seperti lihat orang bodoh. “Otak kalian benar-benar rusak. Ini jelas-jelas datang untuk nonton penderitaan kalian. Kalian masih bisa bertahan sampai sekarang baru bangkrut, itu karena para pebisnis di Kota Ubetu benar-benar terlalu baik hati.” “Lukas! Telepon polisi! Laporkan mereka!” teriak Lusi.
8.7324.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.1K kali sebagai ukhti tersesat
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Neisya Marchia
Happy ending buat Puspa-Eric & sad ending buat Indra. Karena kalau inget awal2 cerita gimana perlakuan buruk karyawannya Indra ke Puspa di kantor, padahal Indra tau itu tp gak ada respon & pembelaan buat istrinya. Sampai karyawan ngira istrinya itu Wulan bukannya Puspa tapi si Indra tetep aja diem
Alan Nasution
novel translate china kah ? critanya hmpir sama semua , wanita yg dibenci suami, keluarga sendiri, keluarga suami , dan tman2 suami , selalu ada wanita yg nempel ke suami , dan suami ok2 aja . ciri khas novel china . lama bet jalan critanya , psti bkal ribuan
Baca Semua Ulasan
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

Arthur tertawa terbahak-bahak "aduduh sakit perut aku, gara-gara kebanyakan ketawa haha" "Rasain.. terus ajaa ketawain, terus.. lama-lama aku tinggalin ya thur" kali ini nada nura bercampur antara kesal dan malu "Hehehe maap yaa Raa, nih aku udah stop ketawanya" Setelah itu keduanya kembali berjalan sampai nggak terasa mereka tiba di stasiun "Eh udah nyampe aja nih, ga berasa ya.. perasaan jarak dari kampus lumayan jauh deh, tapi ko pas di jalanin malah deket ya.. apa karna jalannya bareng kamu Ra?"
10649 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

Uma menjerit histeris, suaranya menggema di seluruh lorong. "Adek! Jangan, Jangan mati!" Uma menjatuhkan diri ke lantai, memukul-mukul dada dan kepala sendiri, sementara Genta menahannya agar tak melukai dirinya sendiri. "Kenapa bukan aku saja ya, Allah?! Kenapa bukan aku aja yang mati?!"
1021.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

Batu di bawah pijakan pecah. "Kau jatuh!" Hitoshi berusaha mendorongnya. Tapi sial, tanah ambles lebih cepat dari yang diperkirakan. Tubuh Hitoshi ikut terpeleset. Tangannya berusaha meraih cabang pohon yang menjulur. Nabil terlepas, tubuhnya melayang ke laut lepas, hanya sempat mendengar teriakan di belakangnya. "Pak,..."
1038.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 765 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
Setelah Segalanya Hancur

Setelah Segalanya Hancur

Di dalamnya ada dua benda, yaitu hasil tes kehamilanku, dan video Karina. Saat kabar itu sampai padanya, bahwa pesawatku jatuh di atas Samudra Atlantik, dia akan membukanya. Dia akan tahu apa akibat dari pengkhianatannya. Dia akan tahu dia sudah membunuh perempuan yang dia bilang tidak bisa hidup tanpa si wanita. Dan aku ingin dia mengingat itu setiap hari. Setelah dia pergi, aku berkemas dan menuju bandara.
9197.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
TERJEBAK SKANDAL

TERJEBAK SKANDAL

"Kalau itu Mama udah tahu. Nah, yang Mama mau tahu ... di atap mereka ngapain aja. Kejutannya gimana? Jujur aja, Mama jadi penasaran." Sial, sepertinya Angga benar-benar salah trik. Bisa-bisanya ia malah membahas tentang ini. Seketika Angga menyesal. "Enggak boleh, ya?" Ita tampak kecewa. "Seharusnya boleh dong."
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
Sukses Setelah Dihina

Sukses Setelah Dihina

kata Sang Suster mencoba membuatnya tenang. “Yang kuat, yang sabar ya, Bu. Allah berjanji akan memberikan pahala kepada Ibu yang sabar ketika mengalami musibah seperti ini,” Suster tersenyum menatap pasiennya. “Semua bayi itu suci, termasuk yang keguguran, kelak nanti akan menjadi syafaat kita di akhirat. Menarik ibunya ke surga dengan ari-arinya. Ada hadisnya tentang itu, tapi sayang, saya nggak hafal karena hanya mendengar ustaz-ustaz yang suka ceramah di youtube di tanpa mendalami lebih dasar. Coba nanti ibu browsing.” Suster itu terkekeh di akhir kalimat.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
Lahir Kembali Menjadi Undead

Lahir Kembali Menjadi Undead

“Maafkan saya Tuan. Saya baru saja berada di sini. Meskipun ...meskipun sudah banyak yang berkata pada saya kalau melarikan diri adalah mustahil. Tapi saya nekat, tapi setelah terjatuh saya sadar bahwa perkataan mereka benar.” Wanita itu masih dalam kondisi berlutut tanpa sekalipun mengangkat kepalanya. Posisi tubuh meringkuk seolah menyembah, dirinya yang ketakutan itu berusaha menjelaskan tanpa adanya unsur kebohongan sedikit saja. “Oh, begitu rupanya. Kau sudah percaya setelah gagal dua kali rupanya.” Tak! Suara yang cukup nyaring di jalan setapak yang minim penerangan dan sepi, Halbert tidak sengaja menginjak kerikil kecil sampai hancur sehingga menimbulkan suara tersebut.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
Antara Aku, Suami, dan Maduku

Antara Aku, Suami, dan Maduku

Tut Tut Saat ini, ponsel Esha ia matikan. Mati total. Sengaja, Esha merasa sangat pusing. Ia butuh waktu setidaknya sepuluh menit sampai dua puluh menit untuk meluruskan lagi jalan pikirannya. Begitu rumit, dan sempit. Seolah memang langkah yang tengah Esha ambil semakin sempit dan buntu. “Dasar br*ngs*k!!!” Esha berteriak cukup lantang. Seolah ia lupa bahwa ada seseorang yang duduk di sampingnya, yakni dokter Haris.
8.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai ukhti tersesat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status