Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)
tanya si Mas pemilik toko.
“Iya, Mas itu aja.”
“Foto prawednya udah ada?” Astaghfirullah, hampir lupa. Kami kan belum foto untuk pra wedding.
“Gak usah pake foto, Mas. Lama. Udah gitu aja.” Tukas Abang menyodorkan contoh undangan.
“Oh, baik. Mau cetak berapa?"
“300," sahut Abang singkat.
“Abang dikit amat?”
“Udah segitu aja. Lagi musim begini, jangan banyak-banyak orang. Ya kan, Mas?” Si pemilik toko hanya tersenyum simpul.