Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Dia segera membaca mantra, mulai melatih Panduan Tingkat Lanjut Pertahanan Bumi. Saat larut malam, Surya sedang berdiri di atap sambil membuat segel dengan tangannya. Dia berteriak mengucapkan mantra, "Pertahanan Bumi, Tembok Bumi!" Begitu selesai mengatakan ini, Surya melihat Tembok Bumi setebal setengah meter muncul dari tanah, berdiri tegak di sana. Surya mengepalkan tangan kanannya, tanpa mengumpulkan energi spiritual, langsung menghantam Tembok Bumi dengan tinjunya. "Bum!" Tembok Bumi hanya mengeluarkan suara teredam, lalu berguncang sedikit. Namun, Tembok Bumi tidak pecah ataupun roboh.
9.9393.4K viewsCompletedAdded to Library 11.0K Times as ulat tembok
Read
+Library
SUNNY

SUNNY

Lagian aku lebih suka sesuatu yang simple dan malas ribet. Tembok samping rumah jadi targetku. meski agak tinggi, aku bisa mencari kursi untuk membantuku memanjat. Memanjat tembok sudah ku lakukan sering kali ketika aku dulu di tunggu Rara di luar sekolah untuk membolos. Aku tak tahu apa yang terjadi denganya sekarang, semoga Rara baik baik saja. Di rumah ini memakai sistem CCTV untuk membantu keamanan. CCTV yang ada di bagian tembok ini rusak karena kabelnya putus entar terkena ranting pohon yang roboh atau di gigit tikus. Yang jelas itu sangat membantuku kabur.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as ulat tembok
Read
+Library
Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua

Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua

Buagh!! Keyla melayangkan bogeman pada permukaan atas tembok yang didesain untuk menjadi pagar pelindung lantai dua rumahnya. Ia memekikkan umpatan, “anjing!” dan umpatannya itu menggema, hingga terdengar sampai ke lantai 1— lantai dimana orang-orang yang ia tinggalkan, belum juga membubarkan diri setelah kepergiannya.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as ulat tembok
Read
+Library
Sebatas Teman Tidur

Sebatas Teman Tidur

“Sayang, itu loh di kamar mandi ada itu.” “Apaan?” “Itu ada itu. Ih aku takut.” Adrian bergidik geli. Membuat Lea berdecak dan langsung membuka pintu kamar mandi. “Gak ada apa-apa kok.” “Itu loh sayang, ada di dinding,” tunjuk Adrian pada seekor binatang di dinding. Lea pun mengikuti arah petunjuknya. “Oh tokek.” “Iya itu apalah namanya. Usir gih, bikin jantungan saja. Takut banget aku.”
107.4K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as ulat tembok
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMEN TAPI DEMEN 20 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Sementara Bapak dan Soni mulai bekerja membuka semua kain penutup yang menghiasi tarub sampai terlihat kerangka besinya. Soni memasukkan semua kain ke dalam kantong yang lumayan besar. Setelah itu, mereka bekerja sama saling menurunkkan semua atap seng dengan perlahan. Begitu juga dengan tiang penyangga dan yang lainnya.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 225 Times as ulat tembok
Read
+Library
Sebatas Penghangat Tempat tidurmu

Sebatas Penghangat Tempat tidurmu

alex terduduk lemas di sofa yang berada di ruangan kerja miliknya. "Sial!" Alex memukul tembok dengan penuh emosional. Sementara di sisi lainnya... "Rumah Sakit Bersalin xxxx" Pasca persalinan, Sharon tiba-tiba tak sadarkan diri. Terlebih lagi, setelah mengetahui kondiri bayi yang ia lahirkan.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as ulat tembok
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Oke. Kalau begitu aku ganti pakaian dulu ya?” ucap Lili. ***** Di suatu kantin tidak jauh dari arena wall climbing. “Emh.. Mantep banget nih serundengnya. Udah lama aku ga makan ini,” ucap Ridwan. “Makanan di sini memang enak-enak. Kalau aku seneng ini, nih.. tempe bacem saus kecap. Rasanya itu gurih manis.. Pokoknya kuat banget rasanya,”
109.0K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as ulat tembok
Read
+Library
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Tapi sebelum abang ojek itu pergi sepenuhnya, dia mendengar suara motor itu bergerak lagi—tetapi kali ini ke arah yang tidak mungkin. Gracya mengintip dari sudut matanya, dan apa yang dilihatnya membuat bulu kuduknya berdiri. Abang ojek itu, lengkap dengan motornya yang terbelah, melaju langsung menuju tembok kampus. Dan dalam sekejap, tubuhnya menembus tembok tersebut dengan lancar, meninggalkan jejak tipis darah di belakangnya. Dia masuk ke rumah sakit kampus, pikir Gracya, napasnya tersendat.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as ulat tembok
Read
+Library
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

ucap seorang wanita berbadan tambun berdiri depan pintu utama yang terbuka, mengatup kedua pipi dengan tangan dan menunjukkan ekspresi terkejut. Terkekeh pelan nan canggung pria berbadan tinggi tegap itu mendapati pemilik rumah menyambut, melihat kedatangannya sebelum ia mengucapkan permisi atau izin untuk bertamu, "sori banget ini dadakan, mampir doang sekalian lewat," ujar pria bernama lengkap Tomi Uraga itu berbasa-basi.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as ulat tembok
Read
+Library
Terbukanya Gerbang Keadilan

Terbukanya Gerbang Keadilan

Tak main-main, lapisan pertama adalah tembok setinggi empat meter dengan tebal tiga meter, yang di belakangnya langsung dilapisi oleh tembok kedua dengan tinggi delapan meter dengan tebal yang sama, dan tembok setinggi dua belas meter berada di lapisan paling belakang, jarak antar lapisan adalah tiga meter. Para pemanah biasanya ditempatkan pada lapisan ketiga, memanah dari atas ketinggian tentu saja membuat para lawannya kewalahan. Selain itu, pada bagian depan tembok pertama dibuat parit selebar lima meter dengan kedalaman tiga meter, ini bertujuan agar kuda-kuda lawan tak bisa menyeberang.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as ulat tembok
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status