BALADA SANG MANDARA
"Dia memejamkan matanya sebentar. Aqwazana menjentikan jarinya. Ketika Tirza membuka matanya, sepasang matanya itu berkilat lebih terang. Dia melayang ke udara dengan tangan merangkap di depan dadanya. Nahama keluar dari sarangnya, mengulur tubuhnya dan semakin besar. Tirza Antara mendapati tubuhnya telah tegak di atas ular besar yang tengah mendesis-desiskan mulutnya itu, tepat diatas permata di kepalanya. Mandara Angin Nava Satra itu merasa kekuatannya berlipat kali ganda, tubuhnya terasa begitu ringan. Pandangannya yang tadi begitu dingin kini tampak sedih. Ular besar itu meluncur ke arah gerbang Sofraz, menghancurkan apapun yang dilewatinya. Para ksatria di halau dengan mudah, dilempar k
Hot Chapters