Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nayna Boyfriend(Indonesia)

Nayna Boyfriend(Indonesia)

jawabku lembut "nggak usah beli payung, tungguin aja hujannya reda. gw suka kayak gini" "suka kenapa?" "semakin hujan lama berhenti, semakin lama kita ngobrol" "kok ngomong gitu" "semenjak ada reno, gw jadi jarang ngobrol sama lo. bukan karena gw nggak mau. tapi gw nggak betah" "kenapa sih harus marahan segitunya sama reno?" ucapku. mataku masih menatap aldi dalam diam, diam karena aku mengaguminya
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

ucap Rain yang menyayangkan aurora hanya bisa terjadi di beberapa negara tertentu saja Dan tiba-tiba saja hujan turun di malam itu dan Rain dan Tania pun kaget karena tiba-tiba saja terjadi hujan, padahal langit tadi masih cerah dan bulan dan bintang pun masih terlihat, lalu selagi mereka mengobrol tiba-tiba saja mendung dan hujan turun dengan deras, Rain dan Tania pun langsung masuk ke dalam rumah dengan berlari. Sesampainya di dalam Tania pun berbicara lagi sama Rain “Kok tiba-tiba hujan yah, padahal tadi langitnya indah banget loh” ucap Rain dengan santai “Iya, padahal tadi nggak mendung sama sekali” ucap Tania “Ya udah lah, mending lihat hujan dari dalam kamar di depan kaca besar” ucap R
9.129.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 867 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

Tempuhlah, hadapilah, Hujan dan badai hanya sementara, Tunggulah pelangi yang mempesona, Kan datang dan menampakkan muka, Untuk kau si pejuang asa. Teruntuk diriku, (cr : https://www.hipwee.com/narasi/teruntuk-diriku-terimakasih-sudah-tangguh-dan-bahagia/)
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Ketulusan Hati Amirah

Ketulusan Hati Amirah

Bersiap melayani para pengunjung yang semakin sore semakin ramai. Tiba-tiba hujan deras mengguyur. Afika sangat menyukai hujan. Entah saaat hujan hatinya sedikit tentram. "Allahumma shoyyiban nafi'an, Aaminn ... Alhamdulillah hujan, tapi ... kalau hujannya nggak reda nanti aku pulang kerja gimana ya? kalau hujan gini terus, aku nggak bawa payung, nggak bawa jas hujan juga nggak bawa sepeda. Ya sudah nggak usah repot nanti hujan-hujanan aja sambil jalan pulang deh," gumamnya bersemangat.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Istri Yang Diabaikan

Istri Yang Diabaikan

Hujan mulai membasahi bumi, mengaburkan jarak pandang. Diantara keheningan, yang terlihat hanya riak-riak hujan, menambah hati makin gelisah. Terbayang kembali ingatan-ingatan tentang Lili. Ah istriku, dulu ia pernah bilang paling suka dengan tetesan hujan. Alasannya ia bisa menangis sepuasnya dibawah kaki hujan, dan takkan ada yang tahu kalau dirinya sedang sedih dan gundah gulana. Karena hujan juga telah memberikan rahmat dan manfaat pada siapa saja yang ada di bumi. Tiiiin .... Tiiiin .... Tiiiin ....!!
8.6114.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Hujan Sejuk menyergap Bersandar bersama kedatanganmu Hujan sunyi kudapat Bersama heningnya malam Dalam relung terdalam Hujan Rintikmu bagai bui dilautan Membasahi bumi yang kehausan Hujan Indahnya malam Bertabur cahaya Lampu jalan Hujan Aku sendirian Menanti dia Yang hidup dalam bayang pekerjaan “Heeeeeeeehm...” Aku tak menyangka pilihanku menghabiskan waktu 2 hari kemarin dikamar hotel menikmati kenikmatan dunia akan ku sesali saat ini. “Tau begini,aku pasti akan membuat jadwal padat untuk berkeliling Bali..”gerutuku “Ya tuhaaan,maafkan aku jika belum bisa jadi istri yang baik..tapi aku kesaaaaaal “kataku kemudian sedikit berteriak menengadahkan kepala ke atas berbicara dengan sang pemilik
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

Rintik hujan menemani perjalanan Al menuju kantor nya, Sejenak ia memikirkan Rindiani di Surabaya tapi buru buru ia tepis pikiran itu karena tidak ingin terbebani kembali dengan perasaan yang sampai saat ini membuat nya sulit untuk jatuh cinta Pagi ini bersama rintik hujan yang kian deras, Mobil Audi R8 berwarna silver yang di kendarai oleh Al telah sampai di Perusahaan yang ia pimpin selama ini
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

tutur Haris. Mendengar penjelasan Haris membuat Marsha mengerucutkan bibirnya. Padahal perempuan itu sudah lama ingin bersentuhan langsung dengan hujan. Karena bagi Marsha, hujan adalah salah satu momen terbaik. Ia merasa bahagia ketika bertemu langsung dengan hujan karena pada akhirnya ketika sedang sedih, ternyata hujan mampu menemani dirinya. Orang-orang tidak akan menyadari jika kamu sedang menangis di bersama hujan. Hanya dirimu dan hujan lah yang mengetahuinya. Selain itu, mendengar rintik hujan juga membuat hati Marsha menjadi tenang.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

“Aku suka cuaca yang cerah, juga suka yang mendung, tapi nggak suka hujan!” “Kenapa kamu nggak suka hujan?” “Ibu bilang, hujan turun karena ada yang menangis, tapi mereka nggak mau ketahuan nangis sama orang lainnya. Jadi, Tuhan menurunkan hujan untuk membantu mereka menutupinya. Meski ada yang nangis, orang lainnya juga nggak akan tahu.” ... Kama yang berlutut di depan Kuil Bulani menyentuh wajahnya sendiri. Ketika merasakan wajahnya yang basah, dia pun tersenyum getir.
9.3257.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.3K kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Rini Hamid
beberapa kali baca novel diaplikasi ini, novelnya bagus, alurnya menarik, tp yg bikin bosan dan malas, terlalu panjang bab nya sampai ratusan bahkan ribuan, akhirnya.. malas sendiri dan memilih TDK melanjutkan membaca, sebagus dan semanarik apapun pasti bosan.......... semoga novel ini tdk demikian
Tetty Mulyowati
semoga cerita. ini tdk melulu tentang wanita yg tertindas,dianiaya dibuly,selalu jd korban pelecehan dan penganiyaan....sedih saya wanita yg ingin membaca dan mendengar wanita yg bahagia aman,nyaman,dan disayangi...apa trend nya begini cerita2 sekarang....
Baca Semua Ulasan
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Setelah makan malam, hujan mulai turun di luar. Julian bersikeras ingin tidur bersama Federik, jadi Susan mengizinkannya menginap. Namun, saat bangun untuk minum air di tengah malam, Susan malah bertabrakan dengan Federik. "Aduh." Susan menjerit dan jatuh ke samping. Federik meraih dan menariknya ke dalam pelukannya, lalu bertanya dengan gugup, "Ada apa? Apa kamu terluka?"
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai unsur intrinsik hujan tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Hujan Kemarin adalah lagu yang menyimpan kedalaman emosional yang luar biasa. Tema utama yang bisa kita nikmati dalam liriknya adalah tentang kerinduan dan kehilangan. Setiap baitnya menggambarkan perasaan menyakitkan ketika kita harus merelakan seseorang yang pernah dekat. Gambarannya tentang hujan sebagai simbol kesedihan juga sangat kuat. Saat hujan turun, kita bisa merasakan derai airnya seakan turut menangisi perasaan yang ada. Ini jadi pengingat, bahwa kadang-kadang kita tidak bisa mengontrol perasaan kita, seperti halnya hujan yang datang tanpa kita undang. Melihat dari sudut pandang lain, hujan pun bisa diartikan sebagai harapan; setelah hujan, biasanya akan ada pelangi, pertanda bahwa setelah kesedihan pun, kehidupan bisa menjadi lebih baik.

Di sisi lain, ada nuansa nostalgia yang sangat kental dalam lagu ini. Setiap lirik membawa kita kembali ke momen-momen indah bersama orang yang kita rindukan. Kita jadi teringat akan tawa, cerita, dan kenangan indah yang tersimpan dalam ingatan. Hujan menjadi saksi bisu dari perasaan itu. Selain itu, nada melankolis dalam aransemen musiknya sangat mendukung tema ini, menjadikan setiap pendengar dapat merasakan emosi yang sama. Kiwa dengan permainan gitar yang lembut di bagian intro semakin menambah rasa haru. Seolah-olah setiap nada menyentuh jiwa kita, membawa kita lebih dalam ke dalam lautan perasaan yang mungkin sulit untuk dijelaskan.

Satu lagi, lagu ini menggambarkan perjalanan emosional yang universal. Setiap orang pasti pernah merasakan kerinduan, bukan? Jadi, tidak heran jika banyak orang bisa terhubung dengan liriknya. Ini seolah menjadi teman bagi kita yang sedang sendiri, mendengarkan dan memahami apa yang kita rasakan. Maka dari itu, 'Hujan Kemarin' tidak hanya sekadar lagu, melainkan juga sebuah pelajaran tentang bagaimana kita menjalani setiap detak jantung yang penuh dengan rasa. Semoga setiap tumpukan air mata yang jatuh, membawa kita bertemu dengan kebahagiaan baru di masa depan!

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status