Istri Muda
ujar Bu Rima membuka percakapan saat mereka tengah menikmati sarapan bubur kecang hijau.
“Oke, Ma,” sahut Huri sambil tersenyum.
“Kamu yakin baik-baik saja, Sayang?” tanya Bu Rima lagi pada putrinya.
“Iya. Huri mau menyelesaikan tugas gambar yang diminta Selvi. Ia sudah lama ingin Huri yang mendesign baju pengantinnya,” ujar Huri dengan suara sumbang. Mungkin saat ini hatinya tengah tersentil dengan begitu keras. Di saat temannya satu per satu melepas masa lajang dengan pria yang mereka cintai, dia malah akan melepas status istrinya. Yah … dua hari lagi sidang pertama akan digelar dan itu bisa diwakilkan oleh pengacara dan mamanya. Huri sudah bersumpah pada dirinya sendiri untuk melupakan ke
Hot Chapters