Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nazar Poligami

Nazar Poligami

ujar Bu Fatimah kala itu. "Baik, tunggu aku, nanti aku akan langsung bertemu orang tuamu!" Rahmat kemudian pergi melanjutkan masak di dapur umum tersebut. Rahmat adalah sosok santri sederhana dan mau bekerja keras. Disela kegiatan mengaji ia juga menjadi seksi usaha pondok, yang memajukan usaha koperasi di tempatnya menimba ilmu. Seminggu setelah kejadian itu, Rahmat pulang ke kampungnya karena ayahnya meninggal. Kemudian, ia tak kembali lagi ke pondok.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
THR 6 Juta Untuk Mertua

THR 6 Juta Untuk Mertua

Rahmat bermonolog sendiri sambil mengunyah nasi bungkus. Tok. Tok. Tok. "Abwang, oii Abwang Mamat." Rahmat diam menghentikan pergerakan tangannya yang sedang menyuap nasi ke dalam mulut karena mendengar suara ketukan pintu serta suara memanggil namanya, Rahmat mengenal suara itu. "Mau ngapain lagi lah betina satu itu, apa ga tau dia kalau otakku lagi pening memikirkan bini yang tak tau diri," gerutu Rahmat lalu melanjutkan lagi makannya.
10.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
Ku Pinang Kau Dengan Syahadat

Ku Pinang Kau Dengan Syahadat

Kedua tangannya mengusap wajah pertanda selesai berdoa. Tepat setelah dirinya menurunkan kedua tangan, pintu dibuka dari luar, memperlihatkan sosok sang suami di sana. "Akang," sapa Ummi Fatimah sopan sambil bangkit berdiri, menyambut kedatangan Abi Rahmat. "Assalamu'alaikum," sapa Abi Rahmat seraya mengulurkan tangan, tatkala sang istri telah sampai di hadapannya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai ust rahmat abdullah
Tampilkan Ulasan (48)
Baca
+Pustaka
Fatmah Azzahra
buat para pembaca Budiman yang setia, baca karyaku ini bisa dapat koin gratis loh! nanti aku pilih diantara kalian (3 orang) buat dapetin hadiah koin dengan total 500 koin emas. Caranya gampang banget, kalian cukup baca + kasih komentar + kasih ulasan bintang 5 + gem. Kalau udah mengerjakan, inbox!
MyMelody
Woooiii, semua yg belum baca novel ini, ayo merapat. Kita ramaikan agar penulis semakin semangat. Asli, keren banget ceritanya. Serunya ada, gregetnya dapat, sadnya juga ada, dll. Dijamin ga rugi kalau kalian baca novel ini. The best!!!
Baca Semua Ulasan
Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Jadi, wajar jika Ayu belum mengerti. “Sayang, dalam buku harian Bunda. Ada tiga masalah yang harus Abang selesaikan. Pertama, menemukan Nenek. Kedua, memberitahu Om Rahmat. Ketiga, memberitahu Bunda sekaligus minta maaf karena Abang sudah mengambil buku hariannya.” “Om Rahmat itu siapa?” Aku menghela napas. “Dokter Rahmat. Dokter sahabatnya Papa Bram. Papanya Sabrina.”
10102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai ust rahmat abdullah
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Isabella
nofel yg benar benar keren bikin ngakak tingkah si Dion dan si Dendy . ada kocaknya. ada manisnya ada romantisnya ada genre nya pokoknya komplit ....pokoknya keren keren keren. ku tunggu nofelnya yg lain thoer
Afdan
Bab Sakit...knpa ayu harus nangis kan emang salah dia sendiri tuh knpa sih thor lembek amat bisa aja buat si ayu liat ponselnya trus liat chatnya..kn dia yang mulai kata firman ajak nonton udah pasti abngnya marah bilang gitu..trua ayu knpa nangis punca masalah dirinya yang cipta..Lol
Baca Semua Ulasan
Cinta Abu-Abu

Cinta Abu-Abu

Tapi pusat perhatian jelas cuma satu orang. Clinton. Fanya berdiri diam beberapa detik memperhatikan. Gerakan cowok itu cepat. Lincah. Dan entah kenapa gampang banget bikin orang melihat ke arahnya terus. “Dia emang segila itu ya?” tanya Fanya pelan. Marni langsung menjawab tanpa mikir. “Sayangnya iya.” Tepat saat itu Clinton berhasil merebut bola lalu melakukan shooting tiga angka sempurna.
232 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
Rahim Sewaan

Rahim Sewaan

Ujar Laura dengan mata yang berkaca-kaca. "Berjuang untuk hidup yang tersayang, itu mulia sekali. Dengan begitu, tujuan Non sudah terarah. Fokuslah, pada tujuan itu. Jangan hiraukan kerikil yang mengganggu. Dan jangan menyerah sampai Non benar-benar mencapainya. Bibi yakin, Non akan menemukan kebahagian nanti setelah hal ini terselesaikan." Ucap Bi Ijah menyemangati. Laura semakin terharu, ia tersenyum namun matanya mengalirkan buliran air. "Boleh aku peluk bibi?"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Rahmat, asisten eksekutifnya yang telah bekerja bersamanya selama hampir satu dekade, melangkah masuk dengan wajah serius. "Maaf mengganggu, Pak. Tapi saya pikir Anda perlu mendengar ini." Adrian mempersilakan Rahmat duduk. Pria berusia pertengahan empat puluhan itu telah menjadi orang kepercayaannya, terkenal dengan loyalitas dan kejujurannya yang tak diragukan. "Ada apa, Rahmat?" "Ini tentang Ibu Alena, Pak. Ada... rumor yang beredar di kantor." Adrian mengernyitkan dahi. "Rumor apa?"
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

Ia lalu menyalami satu per satu yang hadir, memberi salam kepada yang tak terjangkau dengan menangkupkan tangan di dada. Tak lama, seorang pria berdiri dan memberi salam. “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…” “Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh,” jawab semua yang hadir serempak.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Kembali Sri meminta tolong pada Bulan untuk disambungkan ke nomor tetangganya. “Ma-ti,” jawab Bu Rahma dari seberang sana. “I … iya, Bu. Tadi teleponnya ma-ti secara tiba-tiba. Gak ada signal, ya, Bu? Jadi gimana, Bu? Apa orang tua saya ada di rumah Ibu sekarang?” tanya Sri polos. “Ma-ti.” Bu Rahma kembali menjawab singkat dengan kata yang sama. “Iya, Bu. Tadi teleponnya tiba-tiba ma-ti," ucap Sri polos.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
Rahim Janda Dua Triliun

Rahim Janda Dua Triliun

"Apa, dua triliun!?" Wajah Darin tampak kebingungan, kedua tangannya bergerak dari atas meja sang atasan untuk menyembunyikan rasa gugupnya, pandangan berkunang-kunang, perutnya seakan tengah bergejolak ingin mengeluarkan semua isinya ketika mendengar ucapan pria yang masih duduk dihadapannya siang itu. "Ya, dua triliun Darin! Aku akan membayar rahimmu dua triliun! Apa itu masih kurang?" Tuturnya lagi membuat dada Darin semakin menggelegak panas.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai ust rahmat abdullah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status